Bulog Merauke Datangkan Beras Tiga Ribu Ton dari Thailand dan Vietnam

share on:
raskin
Beras hasil produksi petani Merauke di gudang Bulog – Jubi/Frans L Kobun

Merauke, Jubi – Kepala Bulog Sub Divisi Regional (Divre) Merauke, Zulkarnaen Nurdin, mengatakan pihaknya berencana mendatangkan beras sebanyak 3.00 ton dar Thailand dan Vietnam.

Hal itu disampaikan Nurdin, saat dihubungi Jubi melalui telpon selulernya, Selasa (10/11/2015).

“Kita terpaksa mendatangkan beras dari negara lain, akibat persediaan beras di tingkat petani sudah sangat menipis. Hal itu dapat dilihat juga dari pasokan beras ke Bulog mengalami penurunan,” katanya, tanpa memastikan kapan beras didatangkan.

Stok beras saat ini di gudang Bulog Merauke sebanyak 8,3 ton dan itu hanya bertahan hingga Desember 2015.

“Kita harus ambil langkah seperti demikian karena cadangan beras di gudang Bulog hanya bertahan hingga bulan depan ,” katanya.

Khusus kebutuhan bagi masyarakat di Kabupaten Merauke, katanya, sesuai alokasinya adalah 1.284 ton lebih dalam satu bulan.

Ditambahkan, tahun ini, rencana Bulog membeli beras dari petani hingga 40 ribu ton. Namun, akibat gagal panen setelah kemarau panjang pada musim tanam kedua beberapa bulan lalu, sehingga pembelian hanya mencapai 20 ribu ton.

“Kondisinya seperti demikian dan kita tidak bisa memaksakan para petani. Mereka masih punya cadangan beras di rumah, tetapi tidak mungkin dikeluarkan untuk dijual. Karena belum diketahui kapan musim hujan datang,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Merauke, Bambang Dwiatmoko, beberapa waktu lalu mengakui musim tanam kedua bagi petani tidak berhasil dengan baik akibat kemarau panjang. Ribuan hektar lahan padi puso akibat kekurangan air. (Frans L Kobun)

 

Editor : Dewi Wulandari
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Bulog Merauke Datangkan Beras Tiga Ribu Ton dari Thailand dan Vietnam