Pemekaran Diduga Salah Satu Penyebab Sengketa Tapal Batas

share on:
Anggota DPRP Asal Mamberamo Raya Tan Wie Long - Jubi/Doc
Anggota DPRP Asal Mamberamo Raya Tan Wie Long – Jubi/Doc

Jayapura, Jubi – Sengketa tapal batas wilayah antar kabupaten di Papua diduga disebabkan berbagai hal, salah satunya karena pemekaran atau pembentukan daerah otonom baru.

Anggota Komisi I DPR Papua bidang Pemerintahan, Politik, Pertanahan, Hukum dan HAM, Tan Wie Long mengatakan, euforia pemekaran tanpa mempedulikan peraturan undang-undang, dan proses administrasi jelas, terkadang menimbulkan sengketa tapal batas dikemudian hari.

“Terkadang euforia pemekaran menyepelehkan hal lain yang bisa berdampak dikemudian hari. Pembentukan suatu kabupaten baru minimal ada usulan dari adat, persetujuan DPRD dan rekomendasi kepala daerah kabupaten induk. Kalau semua itu sudah terpenuhi, semua akan berjalan sesuai yang diinginkan,” kata Tan, Selasa (10/11/2015).

Menurutnya, selama ini banyak tim pemekaran kabupaten yang menggampangkan hal tersebut. Akibatnya, terjadi sengketa tapak batas antar kabupaten pemekaran dengan kabupaten induk dikemudian hari.

Ia mencontohkan, sengekat tapal batas Kabupaten Diyai dan Dogiyai. Dua wilayah pemekaran dari Kabupaten Induk Nabire. Hingga kini pemerintah kedua kabupaten tak kunjung menemui kata sepakat.

Dari berbagai pendapat yang disampaikan pemerintah dan masyarakat kedua kabupaten ketika melakukan kunjungan kerja ke wilayah itu dua pekan lalu kata Tan, pihaknya menyimpulkan, akar permasalahan tapal batas dua kabupaten, lantaran tak ada koordinasi dengan pemerintah kabupaten induk.

“Yang dikhawatirkan, jika masalah tapal batas tak ada penyelesaian, akan berdampak pada ekonomi masyarakat, dan bisa saja terjadi gesekan antar masyarakat kabupaten yang bersengketa,” ucapnya.

Anggota Komisi I DPR Papua lainnya, Laurens Kadepa mengatakan, pemerintah kabupaten jangan mau diatur pihak-pihak berkepentingan dalam masalah tapal batas.

“Jangan sampai karena kepentingan pihak tertentu, sehingga tapat batas menimbulkan sengketa antar pemerintah kabupaten dan masyarakat adat,” kata Kadepa. (Arjuna Pademme)

Editor : Victor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pemekaran Diduga Salah Satu Penyebab Sengketa Tapal Batas