Bupati Jayapura Buka Muscab II PWKI Kabupaten Jayapura

share on:
Bupati Jayapura ketika membuka Muscab ke II PWKI Cabang Kabupaten Jayapura, ditandai dengan pemukulan tifa - Jubi / Engel Wally
Bupati Jayapura ketika membuka Muscab ke II PWKI Cabang Kabupaten Jayapura, ditandai dengan pemukulan tifa – Jubi / Engel Wally

Sentani, Jubi – Musyawarah Cabang (Muscab) kedua Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Cabang Jayapura dilaksanakan di Gedung Wanita Tabita Sentani, Selasa (10/11/2015). Kegiatan itu dibuka secara resmi oleh Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw.

Hadir dalam acara pembukaan sejumlah organisasi wanita yang ada di Kabupaten Jayapura. Bupati Mathius dalam sambutannya meminta kepada PWKI agar selalu aktif dan memberikan kontribusi melalui organisasi kepada semua perempuan di tiap gereja pada semua denominasi gereja.

“Karena ibu-ibu yang ada di gereja-gereja di Kabupaten Jayapura pasti membutuhkan wadah ini. Oleh sebab itu, kami berharap agar wadah ini kedepannya solid dan memberikan kontribusi yang besar kepada semua kaum perempuan, masyarakat dan juga Pemerintah Kabupaten Jayapura,” katanya.

Bupati Juga mengatakan bahwa, sesuai dengan program Pemerintah Kabupaten Jayapura tentang Jayapura Layak Anak, yang dimulai dari setiap Kampung-kampung. Presepsi ini dapat disinergikan.

“Pertama kita harus memberikan apresiasi kepada ibu-ibu kita yang begitu kuat dan konsekuen untuk melaksanakan semua tugas dan tanggung jawabnya. Lalu berkaitan dengan program pemerintah daerah maka sudah pasti hal ini akan mengarah ke sana, wadah ini terbentuk untuk bersama-sama dengan pemerintah dapat mewujudkan apa yang kami sebut kampung layak anak, sampai dengan kabupaten layak anak, karena sudah ada hubungan emosional yang tercipta sebelumnya,” katanya.

Ketua PWKI Provinsi Papua, Sipora Nelci Modouw mengatakan Muscab yang digelar ini sesuai dengan aturan organisasi yang ada, dan wajib untuk dilaksanakan.

“Organisasi ini terstruktur dari pusat sampai dengan daerah-daerah di seluruh Indonesia. Yang menjadi dasar kita dalam melaksanakan apa yang ada dalam organisasi adalah anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. Wajib hukumnya untuk melaksanakan muscab, karena akan terlihat rotasi kepengurusan yang ada dalam wadah ini sendiri. Dengan demikian kedepannya kita berharap organisasi ini tetap berjalan dan melaksanakan tugas dan fungsi sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya. (Engel Wally).

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Bupati Jayapura Buka Muscab II PWKI Kabupaten Jayapura