BKSDA Papua Gelar Konsultasi Rancangan Blok TWA Kabupaten Nabire

share on:
Kegiatan konsultasi publik rancangan blok Tawan Wisata Alam (TWA) Nabire – Jubi/Munir
Kegiatan konsultasi publik rancangan blok Tawan Wisata Alam (TWA) Nabire – Jubi/Munir

Jayapura, Jubi – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Papua menggelar konsultasi publik rancangan blok Tawan Wisata Alam (TWA) Nabire, Senin (16/11/2015) di salah satu hotel di Nabire, Papua.

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 60 orang yang terdiri dari, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Nabire, pelaku dunia pendidikan, tokoh masyarakat, tokoh agama, masyarakat adat, tokoh pemuda dan perempuan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan pelaku usaha dalam hal ini pariwisata.

Tujuannya adalah bagaimana menata blok TWA, agar dapat berfungsi sebagai peruntukannya sebagai taman wisata,” kata Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan, Pengawetan dan Perpetaan pada BKSDA Papua, Dahlan kepada Jubi, Senin (16/11/2015).

Blok pemanfaatannya, blok perlindungannya dan blok lain yang diperlukan seperti blok khusus, Religi dan pemanfaatan tradisional. Supaya TWA tersebut bisa kita tata,” lanjutnya.

Selama ini kata dia, banyak kawasan TWA yang tidak boleh dimasuki oleh orang, menebang, bermukim, membuat jalan dan berburu.

Hari ini kita konsolidasi, kita tata blok ini, dimana ruang yang boleh memancing, mengambil ranting, bermukim, dimana boleh membuat sarana pariwisata seperti home stay dan restoran. Masyarakat boleh berkebun,” katanya.

Dan TWA Kabupaten Nabire yang akan dibuat blok kata dia, yakni TWA Nabire yang biasa disebut masyarakat dengan nama Tanjung Barotei.

Menata blok agar dapat dikelola dengan baik, hutan lestari sejahtera rakyatku,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Penjabat Bupati Kabupaten Nabire, Sendius Wonda yang diwakili oleh Asisten I Setda Kabupaten Nabire, I Wayan Mintaya menuturkan, TWA Nabire memang sudah lama dibentuk.

Dengan Surat Keputusan (SK) Menteri Pertanian Nomor 21/KPTS/UM/1/1980, tanggal 2 Januari 1980 tentang penunjukan areal hutan seluas 100 hektar dipinggir Kota Nabire. Namun hingga saat ini belum optimal pengelolaannya, sehingga diperlukan upaya-upaya dalam penataan dan pengelolaannya,” katanya. (Munir)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  BKSDA Papua Gelar Konsultasi Rancangan Blok TWA Kabupaten Nabire