Kader Parpol yang Jadi Pemimpin di Papua Dinilai Belum Siap

share on:
Mantan anggota DPD RI, Paulus Sumino - Jubi/Arjuna
Mantan anggota DPD RI, Paulus Sumino – Jubi/Arjuna

Jayapura, Jubi – Mantan anggota DPD RI, Paulus Sumino menilai kader Partai Politik (Parpol) yang kini jadi pemimpin di Papua belum siap.

Ia mengatakan, fakta menunjukkan yang kini tampil sebagai pemimpin belum siap. Pemerintahan tak berjalan dengan baik. Manajemen di kabupaten-kabupaten kacau balau. Banyak guru, materi dan kepala desa jarang di tempat tugas.

“Itu manajemen daripada bupati. Contoh seperti itu. Saya dapat laporan seperti itu. Ini menunjukkan pemerintahan belum memberikan pelayanan maksimal kepada rakyatnya. Makanya rakyat marah-marah,” kata Paulus Sumino di Jayapura, Senin (23/11/2015).

Padahal menurutnya, niat pemerintah pusat dan provinsi cukup besar untuk membangun desa. Parpol di Papua bisa dikatakan belum melakukan tugasnya.

“Kalau pemimpin-pemimpin partainya tak semangat, tak mungkin diharapkan bisa membangun. Kalau Parpol dipegang orang-orang tak siap memegang partai, egonya tinggi, membangun kekuasaan untuk diri sendiri, tak menjabarkan program partai, partai tak berfungsi dalam alam demokrasi,” ucapnya.

Katanya, partai bertugas menciptakan kader sebagai pemimpin bangsa baik anggota DPRD kabupaten/kota, bupati/wali kota, gubenur dan menteri. Untuk itu kata dia, kader partai perlu dipersiapkan sebaik-baiknya agar partai jadi wadah pendidikan kader bangsa.

“Kepemimpinan mulai dari anggota DPRD kabupaten/kota, bupati/wali kota tak dipersiapkan baik oleh partai sehingga dalam menjalankan fungsinya tak fokus tugas negara yang merupakan aman rakyat sering diabaikan. Ini bukan kesalahan mereka. Ini kesalahan partai yang tak mempersiapkan kadernya dengan baik untuk jadi pemimpin bangsa,” katanya.

Salah satu Warga Kota Jayapura, Cornelius Odon mengatakan, Parpol hanya berupaya mencari simpati masyarakat ketika menjelang agenda politik. Baik itu Pilkada, Pileg, maupun Pilpres.

“Setelah itu tak ada lagi gaungnya. Jadi seolah-olah Parpol hanya berusaha mencari simpati rakyat sementara waktu. Tak sungguh-sungguh memperjuangkan aspirasi rakyat,” kata Cornelius. (Arjuna Pademme)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Kader Parpol yang Jadi Pemimpin di Papua Dinilai Belum Siap