Pembebasan Lahan, Pembangunan Kantor Terpadu di Tolikara Lambat

share on:
Letak Kabupaten Tolikara - IST
Letak Kabupaten Tolikara – IST

Jayapura, Jubi – Bupati Kabupaten Tolikara, Usman G. Wanimbo mengatakan, pembangunan kantor pemerintah terpadu di Igari, distrik Karubaga, Tolikara, Papua agak terlambat karena pihaknya harus menyelesaikan pembebasan lahan seluas 700 hektare lebih dengan pemilik ulayat.

Kantor yang dibangun sejak tahun 2003 itu hingga kini mencapai tahap pembangunan sekitar 85 persen, yaitu pengecoran fondasi dan pendirian tiang bangunan yang akan rampung pertengahan Desember 2015.

Pelaksana PT. MTT Group, Michael kepada Jubi, Kamis (26/11/2015) mengatakan tahapan pertama pembangunan gedung itu akan sampai ring balok.

“Masih ada waktu satu bulan setengah kita efektifkan dan saya yakin bisa selesai,” katanya.

Hingga tahun 2013 pembebasan lahan tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan. Kompensasi diberikan sesuai permintaan pemilik ulayat, yaitu pembangunan perumahan, pembangunan gereja, pemberian mobil dan pengangkatan pengawai negeri sipil (PNS) dan pengawai honorer.

Menurut Bupati Usman, pihaknya sangat hati-hati dalam tindakan untuk memulai pematangan karena pihaknya harus memperhatikan warga pemilik hak ulayat.

“Karena itu apa yang mereka perlukan, pemerintah membutuhkan pembangunan cepat mereka juga butuh kompensasi bagaimana tuntutan harus ada rumah, ada bangunan tempat ibadah. Jadi, sambil kami bangun kantor pemerintahan terpadu ini, kami juga bangun perumahan rakyat yang layak untuk dihuni,” katanya saat meninjau proses pembangunan kantor pemerintahan terpadu tersebut di Igari.

Pihaknya berkomitmen menyelesaikan pembangunan gedung tersebut tahun 2016. Sesuai peta lokasi pembangunan menunjukkan pembangunan kompleks Polres Tolikara akan dibangun di sebelah timur dan kompleks Kodim di sebelah barat yang akan menghimpit kantor pemerintahan terpadu tersebut. (*)

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pembebasan Lahan, Pembangunan Kantor Terpadu di Tolikara Lambat