Bupati Waropen Resmikan Gereja Sion Mambui

share on:
Gedung Gereja Sion Mambui Yang Diresmikan Penjabat Bupati Waropen, F.X Mote - Jubi/Alex.
Gedung Gereja Sion Mambui Yang Diresmikan Penjabat Bupati Waropen,
F.X Mote – Jubi/Alex.

Waropen, Jubi – Penjabat Bupati Waropen, F.X Mote meresmikan gedung Gereje Kristen Injili (GKI) Sion Mambui, Distrik Urfas. Sedangkan pentahbisan gereja dilakukan oleh Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Alberth Yoku, S.Th.

Selain berkesempatan meresmikan gedung, Penjabat Bupati Waropen juga memberikan bantuan sebesar Rp100 juta untuk memberli perlengkapan gereja, dan Rp400 juta untuk pembangunan Pastori gereja Sion.

“Mungkin saya memang dipilih oleh Tuhan untuk meresmikan gereja ini, bukan para bupati sebelumnya. Ini merupakan kebahagiaan saya sendiri dan akan menjadi catatan dalam hati sepanjangan hidup saya,” kata F.X Mote, di Waropen, Minggu (29/11/2015).

Menurut Mote, peran gereja dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara pada umumnya, dan secara khusus di Tanah Papua sangat strategis karena membina umat secara rohani untuk memiiki iman, kesadaran dan mental jemaat untuk membangun Waropen.

“Saat ini kita sedang diperhadapkan dengan berbagai masalah, salah satunya adalah krisis iman, moral dan akhlak sehingga dituntut ketahanan terutama warga jemaat Sion Mambui dan juga gereja GKI di Tanah Papua,” ucapnya.

Dengan demikian ujar Mote, sangatlah diperlukan adanya pemahaman dan ajaran nilai-nilai agama sekaligus pengamalannya, sehingga kedepan dapat diterapkan dalam kehidupan jemaat dan bermasyaralat.

“Oleh karena itu, dibutuhkan iman yang teguh untuk menangkal berbagai pengaruh negatif serta dapat meningkatkan dengan iman kepercayaan dan berpegang teguh pada keyakinan, Yesus adalah Juruselamat dalam kehidupan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Pembangunan Gereja Sion Mambui, Simon Windesi menjelaskan, dalam rentetan sejarah pembangunan gedung gereja di Kampung Mambui, sudah empat kali pembangunan. Dimana berawal dari Kampung lama Mambui dengan nama Tabernakel, kemudian gedung kedua pindah ke Urfas Mambui dan berganti nama Sion Mambui, kemudian gedung ketiga dan keempat bertempat di Mambui.

“Klasis Waropen berasal dari jemaat Sion Mambui, yang merupakan landasan berpijaknya sidang-sidang klasis GKI Waropen. Tentu hari ini menjadi hari istimewa dan sangat luar biasa dalam sejarah berdirinya gedung gereja yang sederhana,” kata Windesi.

Windesi katakan, pembangunan gedung gereja Sion Mambui dikerjakan dalam kurun waktu enam tahun dan menghabiskan anggaran sebesar Rp1.449.695.000, dari total penerimaan dana Rp.1.453.033.500. “Dana sebesar itu asalnya dari usaha panitia dan sumbangan. Sementara bantuan Pemerintah Kabupaten Waropen dari 2007-2015 sebesar Rp670.000.000,” ucapnya. (Alexander Loen)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Bupati Waropen Resmikan Gereja Sion Mambui