Tersangka Penyelewangan Raskin Papua Barat akan Bertambah

share on:
Kejati Papua, Herman Da Silva - Jubi/Doc
Kejati Papua, Herman Da Silva – Jubi/Doc

Jayapura, Jubi – Tersangka dugaan penyelewengan dana distribusi beras miskin (raskin) di Papua Barat akan bertambah.

Hal itu seiring rencana Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua menetapkan kembali satu tersangka dalam kasus yang diduga merugikan negara kurang lebih Rp 9 miliar dari APBN 2014 yang dikelola Biro Ekonomi Sekretariat Pemprov Papua Barat.

Kepala Kejati Papua, Herman da Silva mengatakan, Mei lalu pihaknya menetapkan dua tersangka. Keduanya yakni Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) berinisial PS dan pihak ketiga yaitu Direktur PT. MKL Tunas Papua berinisal DSR.

“Saya sebut inisial saja ya. Kini sudah dua tersangka. Dalam beberapa waktu kedepan, kami akan tetapkan satu tersangka lagi. Jadi tunggu saja,” kata da Silva, Senin (7/12/2015).

Menurutnya, tak etis jika menyebut sebelum ada penetapan sehingga belum disebutkan calon tersangkanya. Namun kata dia, penetapan calon tersangka yang tak disebut identitasnya itu, sesuai hasil pengembangan penyidik Kejati Papua.

“Inisialnya nanti saja setelah ditetapkan. Praduga tak bersalah harus dikedepankan. Kepastian total kerugian negara masih dihitung Badan Pemeriksaan Keuangan Perwakilan Manokwari,” ucapnya.

Katanya, kemungkinan satu atau dua pekan kedepan, BKPK setempat akan mempublikasikan kepastian kerugian negara. Untuk tersangka PS dan DSR kini masih ditahan di Kejaksaan Manokwari, Papua Barat.

“Dalam beberapa waktu kedepan, kedua tersangka akan kembali diperiksa. Kami harap ketika penyidik Kejati Papua memanggil keduanya, mereka bisa hadir,” katanya. (Arjuna Pademme)

 

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Tersangka Penyelewangan Raskin Papua Barat akan Bertambah