Balai Arkeologi Jayapura Sosialisasikan Situs Gunung Srobu

share on:
Peneliti Balai Arkeologi Jayapura, Erlin Novita Idje Djami (kiri) didampingi Balai Pelestarian Cagar Budaya Ternate, La Ode saat memberikan sosialisasi hasil penelitian arkeologi situs gunung Srobu 2015 yang berlaangsung di Grand Abe Hotel, Jayapura, Kamis (10/12/2015) – Jubi/Roy Ratumakin.
Peneliti Balai Arkeologi Jayapura, Erlin Novita Idje Djami (kiri) didampingi Balai Pelestarian Cagar Budaya Ternate, La Ode saat memberikan sosialisasi hasil penelitian arkeologi situs gunung Srobu 2015 yang berlaangsung di Grand Abe Hotel, Jayapura, Kamis (10/12/2015) – Jubi/Roy Ratumakin.

Jayapura, Jubi – Penemuan situs Gunung Srobu yang terletak di teluk Youtefa , Abe Pantai merupakan penemuan terbesar dalam dunia akreologi Papua. Penemuan sebuah situs dari zaman pra sejarah dengan kehadiran potensi budaya yang cukup kompleks telah memberikan gambaran bahwa di Tanah Papua pernah ada suatu peradaban besar pada masa itu.

Gambaran tentang peradaban tersebut, tercermin dalam berbagai jenis maupun bentuk artefak budaya karya nenek moyang yang bernilai tinggi yang terawetkan dan terwariskan hingga kini. Hal tersebut dikatakan peneliti Balai Arkeologi Jayapura, Erlin Novita Idje Djami dalam sosialisasi hasil penelitian arkeologi situs gunung Srobu 2015 yang berlaangsung di Grand Abe Hotel, Jayapura, Kamis (10/12/2015).

Dijelaskan, hasil penelitian arkeologi di situs Gunung Srobu mengkonfirmasi situs tersebut merupakan situs yang muncul pada masa neolitik akhir pada 330 sebelum masehi yang didukung oleh kelompok ras Australomelanesoid yang telah mendapat sedikit pengaruh Mongoloid.

“Diketahui bahwa temuan gerabah dari situs gunung Srobu yang paling banyak dan bahkan memiliki bentuk periuk, cawan, tempayan, pot dan juga Menhir yang merupakan batu besar seperti tiang atau tugu yang ditegakkan diatas tanah sebagai tanda peringatan atau lambang arwah nenek moyang,” ujarnya.

Erlin menambahkan, bahwa keberadaan Menhir di situs ini menjadi bukti kongkrit bahwa masyarakat penghuni situs Gunung Srobu adalah masyarakat yang telah memiliki kepercayaan terhadap kekuatan (roh-red) lain selain manusia (animisme-red).

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Balai Arkeologi Jayapura Sosialisasikan Situs Gunung Srobu