PGI: Donald Trump Lakukan Pelanggaran HAM

share on:
Calon Presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump - cnbc.com
Calon Presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump – cnbc.com

Jakarta, Jubi/Antara – Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) menganggap Donald Trump, bakal calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, melakukan pelanggaran HAM karena menyerukan larangan bagi pemeluk Islam masuk ke AS.

“Pernyataan itu adalah hal yang tidak bisa disetujui,” kata Kepala Humas PGI, Jerry Sumampow,di Jakarta, Kamis (10/12/2015).

Apa yang disampaikan Trump, lanjut Jerry, tidak lebih sebagai usaha menarik perhatian dan simpati pemilih.

Namun itu tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya di Negeri Paman Sam, yang memiliki demokrasi terbuka dan bisa menerima semua orang dari seluruh dunia selama memenuhi syarat keimigrasian.

Jerry berpendapat sikap Donald Trump tersebut bukan hal yang mengejutkan karena sejak lama pengusaha ternama tersebut dikenal sebagai sosok yang tidak menyukai Islam.

“Yang harus kita catat adalah di negara yang menjunjung tinggi demokrasi seperti AS ternyata masih ada orang-orang yang berpikiran sektarian,” katanya.

PGI meyakini polemik pidato Trump tidak akan berdampak luas karena sejatinya pebisnis tersebut bukan pejabat publik berpengaruh.

Sebelumnya, dalam pidatonya di atas kapal USS Yorktown, Senin (7/12) waktu AS, Trump menyatakan penghentian masuknya muslim ke AS harus diterapkan ‘sampai para wakil rakyat kita bisa memecahkan apa yang sebenarnya tengah terjadi’.

Pidato ini juga dipengaruhi penembakan massal di California, yang menewaskan belasan orang. Pelakunya diduga adalah suami istri beragama Islam yang teracuni pemikiran ekstremis.

“Kita tak punya pilihan,” kata Trump, sembari menambahkan para radikal islamis ingin membunuh orang-orang Amerika.

“Keadaannya semakin buruk saja. Kita akan mengalami lebih banyak (peristiwa) World Trade Center,” katanya, menunjuk serangan 11 September 2001.

Pernyataan kontroversial ini sendiri sudah mendapat kritikan dari banyak pihak, di dalam maupun luar negeri. (*)

Editor : Dewi Wulandari
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  PGI: Donald Trump Lakukan Pelanggaran HAM