Pemprov Lampung Sarankan Warga Gugat terkait Ganti Rugi Lahan Tol

share on:
Pembanguna jalan tol Trans Sumatera hngga kini masih terkendala lahan - rmolsumsel.com
Pembanguna jalan tol Trans Sumatera hngga kini masih terkendala lahan – rmolsumsel.com

Bandarlampung, Jubi/Antara – Pemerintah Provinsi Lampung menyarankan warga menggugat lewat pengadilan terkait penetapan harga lahan tol yang dianggap kurang sesuai dengan nilai jual.

“Masyarakat dapat menggugat ke pengadilan mengenai penetapan harga yang dilakukan tim penilai, khususnya lahan warga di Lampung Tengah, jika tak sesuai harga jual,” kata Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Setprov Lampung, Adeham, di Bandarlampung, Sabtu (12/12/2015).

Menurutnya, harga yang ditentukan tim appraisal sudah tidak dapat diubah kembali. Namun warga dapat menggugat ke pengadilan.

Asisten II Bidang Ekubang itu menjelaskan tim penilai harus akurat memutuskan harga ganti rugi lahan warga yang terkena dampak pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di kawasan Lampung Tengah.

Ganti rugi harga tanah warga yang terkena dampak pembangunan JTTS itu bervariasi dari Rp 35 ribu hingga Rp 2 juta/meter.

Penetapan harga tersebut berdasarkan tata letak dan lokasi lahan warga, seperti di pinggir jalan raya mencapai Rp 2 juta/meter.

Pembangunan JTTS dicanangkan Presiden Joko Widodo akhir April 2015 di Desa Sabahbalau. Pembangunan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar-Palembang, Sumsel, sepanjang sekitar 400 km ditargetkan selesai Juni 2018 atau sebelum Asian Games 2018 berlangsung.

Kontraktor yang melakukan pembangunan tol di ruas Bakauheni-Terbanggi Besar adalah PT Pembangunan Perumahan, Waskita Karya, Adhi Karya, dan Wika.

Namun, baru PP dan Waskita Karya yang mulai melakukan pembangunan Tol Trans Sumatera, sedangkan Adhi Karya dan Wika masih terkendala lahan yang tak kunjung tuntas dibebaskan.

Sehubungan itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimulyono, kembali menyebutkan pembebasan lahan tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar Lampung sepanjang 140 kilometer akan selesai pada 2016. (*)

Editor : Dewi Wulandari
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pemprov Lampung Sarankan Warga Gugat terkait Ganti Rugi Lahan Tol