Suripno: Mesak Manibor Lakukan Pembohongan Publik

share on:
2 of 2Next
Use your ← → (arrow) keys to browse
Mesak Manibor - Jubi/Arjuna
Mesak Manibor – Jubi/Arjuna

Kata Albertus, Manibor pernah mengeluarkan pernyataan kepada seluruh SKPD, PNS dan masyarakat Sarmi bahwa ketika dirinya keluar maka semua masalah gugur demi hukum. “Ketika saya sudah kembali ke Sarmi, maka semua masalah gugur demi hukum begitupun dengan status Plt. Bupati secara otomatis gugur demi hukum,” kata Albertus menirukan ucapan Manibor.

Lanjutnya, kehadiran Mesak di pemerintahan Sarmi dengan status sudah dinonaktifkan tak dipungkiri bisa menimbulkan potensi konflik di tataran masyarakat dan dapatmengganggu stabilitas pemerintahan dan keamanan daerah setempat. “Ini bisa saja muncul konflik antara masyarakat, pegawai dan pejabat di lingkungan pemkab Sarmi, karena sebagian besar khususnya pejabat yang dilantik oleh dia sewaktu menjabat Bupati Sarmi masih loyal dengan dia yang padahal secara hukum sudah ditetapkan sebagai terdakwa sehingga dinonaktifkan. Dan pertanyaan saya mengapa orang-orang itu kok masih loyal sekali dengan bupati non aktif,” ujar Albertus.

Disinggung apakah dirinya sudah melaporkan hal ini kepada Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Klas 1A, Albertus mengatakan bahwa dirinya sudah menyampaikan hal tersebut namun jawaban dari pengadilan bahwa pihaknya tidak bisa menarik keputusan yang dimana telah memberikan status pengalihan tahanan kota kepada Manibor.

“Mereka (Pengadilan-red) tidak bisa menarik kembali status tahanan kota yang sudah ditetapkan kepada terdakwa,” katanya. Karena surat tembusan radiogram yang dikirim Gubernur Papua baru saja diterima Albertus, maka selanjutnya ia akan berkomunikasi secara persuasif dengan cara menunjukkan bukti yakni surat keputusan yang keluarkan Gubernur dan Mendagri. Namun jika Mesak masih juga ngotot untuk menjadi Bupati Sarmi dan tidak menggubris kedua surat tersebut. Maka konsekwensinya adalah Mesak akan berhadapan dengan aparat keamanan untuk mecekal aktivitas pemerintahannya.

Sebelumnya, terdakwa Mesak Manibor sebelum diberikan keputusan tahanan kota oleh Pengadilan Tipikor Jayapura menghimbau kepada masyarakat Sarmi untuk tidak terpengaruh dengan isu-isu yang berkembang selama ini. “Saya juga berharap wakil Bupati agar berkomunikasi dengan saya, karena bagaimanapun sesuai dengan aturan saya ini masih Bupati Kabupaten Sarmi yang sah. Jangan sampai, ada kepentingan-kepentingan kelompok tertentu mengorbankan kepentingan rakyat Sarmi,” tegas Manibor. (Roy Ratumakin)

2 of 2Next
Use your ← → (arrow) keys to browse

Editor : dominggus
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Suripno: Mesak Manibor Lakukan Pembohongan Publik