Tim Judo Papua Raih Dua Perunggu

share on:
Atlet Judo asal Papua, Saat berlaga di Pra PON yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat - Jubi/Alex
Atlet Judo asal Papua, Saat berlaga di Pra PON yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat – Jubi/Alex

Bandung, Jubi – Dua atlet Judo Putra Berth Leonard dan Kadek Arfclinton berhasil mempersembahkan medali perunggu bagi tim Judo Papua. Kedua pejudo berhasil mengalahkan lawan-lawannya dengan kemenangan angka.

Berth Leonard yang turun di kelas -81 Kg Putra berhasil mengalahkan lawannya Pasek Karisna dari Bali, sedangkan Kadek Arfclinton mengalahkan lawannya M Sendy Evansyah dari Jawa Timur di kelas -90 Kg Putra.

Langkah kedua atlet menuju babak final gagal karena pertarungan dibabak penyisihan maupun babak semifinal untuk kelas -81 Kg dan -90 Kg putra sangat ketat karena dihuni sejumlah atlet-atlet nasional ternama.

Berth Leonard dan Kadek Arfclinton berlaga di tiga pertandingan dan sama-sama meraih dua kali kemenangan dan satu kali kalah.

Di babak penyisihan Berth Leonard yang juga pelatih Judo Papua berhasil mengalahkan pejudo Maluku Jhon Maspaitela dan Pasek Krisna dari Bali. Langkah Berth terhenti setelah dikalahkan pejudo Jawa Tengah Galih Adi Perdana.

Sedangkan Kadek Arfclinton dibabak penyisihan mengalahkan lawannya Tri Juniarto dari Yogya, dan M Sendy Evansyah asal Jawa Timur karta. Kadek gagal ke partai puncak karena kalah dari Ariya Prasetio asal Sulawesi Tenggara.

Selain kedua pejudo, atlet Papua lainnya atas nama Michael Sibi juga berhasil berada di peringkat lima besar. Meski ketiga pejudo Papua ini berada diperingkat lima besar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dan babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat Cabang Olahraga (Cabor) Judo namun kepastian tiket bagi mereka untuk lolos ke PON masih menunggu perhitungan poin yangakan dikeluarkan secara resmi oleh Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI).

“Kita semua patut bersyukur karena atlet-atlet Judo Papua telah berbuat yang terbaik. Kita harapkan medali yang diterima hari ini bisa memacu atlet Papua untuk berprestasi di PON nanti,” kata Tim Manajer Judo Papua, Demianus Heipon, di Bandung, Senin (14/12/2015).

Menurut Heipon, peluang Papua untuk meraih prestasi juga terhenti karena salah satu pejudo Papua atas nama Theis Bano yang turun di kelas -73 Kg putra tidak bisa tampil di Kejurnas dan Babak Kualifikasi PON tahun ini. Dia dinyatakan gugur oleh panitia akibat kelebihan berat badan.

“Theis tidak bisa tampil karena waktu ditimbang kelebihan berat badan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Papua Bangkit Prestasi KONI Papua, Jhon B Rouw mengatakan prestasi yang diraih atlit Judo Papua patut disyukuri. Oleh karena itu, dirinya meminta atlet Judo yang lolos ke PON hendaknya dapat mengkoversikan dua medali perunggu yang diraih pada Kejurnas dan Pra PON menjadi medali emas di PON XIX Jawa Barat 2016 nanti.

“Prestasi yang kita raih hari ini patut kita syukuri, karena itulah kasih Tuhan kepada Papua. Saya minta supaya atlet yang nanti lolos harus bisa meraih emas di PON nanti. Kalau di Pra PON perunggu, maka di PON harus emas,” kata Jhon. (Alexander Loen)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Tim Judo Papua Raih Dua Perunggu