Pangdam: Jangan Coba-Coba Benturkan Masyarakat untuk Kepentingan Pribadi

share on:
Panglima Kodam (Pangdam) XVII Cenderawasih Mayjen TNI Hinsa Siburian - Jubi/Roy Ratumakin.
Panglima Kodam (Pangdam) XVII Cenderawasih Mayjen TNI Hinsa Siburian – Jubi/Roy Ratumakin.

Jayapura, Jubi – Panglima Kodam (Pangdam) XVII Cenderawasih menghimbau kepada calon-calon Bupati yang bertarung pada Pilkada langsung yang digelar di Papua dan Papua Barat agar jangan coba-coba membenturkan masyarakat untuk kepentingan pribadi mereka. Karena apabila hal tersebut terjadi maka mereka (calon-calon bupati dan wakil bupati-red) akan berhadapan dengan aparat keamanan dalam hal ini TNI dan POLRI.

“Pastilah ada yang puas dan tidak puas dengan proses Pilkada. Silakan berjalan sesuai dengan hukum yang berlaku tapi jangan coba-coba benturkan masyarakat untuk kepentingan pribadi karena apabila hal tersebut terjadi maka siap-siap berbenturan dengan aparat keamanan,” kata Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Hinsa Siburian kepada wartawan, Senin (14/12/2015) di Makodam.

Terkait situasi sejak pemungutan suara hingga saat ini, Pangdam mengatakan bahwa secara keseluruhan kondisi masih kondusif.

“Secara umum masih kondusif baik Papua Barat dan Papua. Tapi kami tetap waspada dan melakukan koordinasi kalau ada riak-riak maka kami langsung bertindak,” ujarnya.

Pangdam juga mengatakan bahwa dari kabupaten-kabupaten yang menggelar Pilkada pihaknya sudah mendistribusikan anggotanya untuk bersama-sama dengan Polda Papua mengamankan wilayah-wilayah tersebut.

“Hal ini kami dan juga Polda papua lakukan untuk menjaga ketertiban dan juga mengantisipasi adanya pengerahan massa,” katanya.

Pangdam mengatakan, ketika para calon ikut dalam Pilkada seharusnya dia adalah seorang Ksatria, karena dia dilandasi menjadi seorang pemimpin pasti pikirannya berbuat yang terbaik untuk masyarakat. Seorang Ksatria adalah orang yang mengakui menghormati kelebihan dan keunggulan orang lain. (Roy Ratumakin)

Editor : dominggus
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pangdam: Jangan Coba-Coba Benturkan Masyarakat untuk Kepentingan Pribadi