Kementerian Agama: Narkoba Tanggungjawab Bersama

share on:
Sosialisasi bahaya narkotika di Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, Senin (14/12/2015) - Jubi/Roy Ratumakin.
Sosialisasi bahaya narkotika di Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, Senin (14/12/2015) – Jubi/Roy Ratumakin.

Jayapura, Jubi – Sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba bukan hanya dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) saja. Namun kali ini dilakukan oleh Kementerian Agama Kota Jayapura yang bekerja sama dengan Pemerintah Distrik Heram serta Universitas Cenderawasih yang bertempat di Aula Kementerian Agama Kota Jayapura, Senin (14/12/2015).

Narkoba adalah zat alam atau sintetis yang bila dikonsumsi dapat menimbulkan perubahan fungsi fisik dan psikis, serta menimbulkan ketergantungan. Jika disalahgunakan untuk tujuan di luar pengobatan, narkoba dapat mengubah kerja saraf otak sehingga akan sulit berpikir, berperasaan, dan berperilaku tidak normal.

Kepala kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, H. Syamsuddin kepada Jubi mengatakan, hanya satu hal paling penting dalam mengatasi penyalahgunaan narkoba, yaitu peduli. Peduli pada diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar. “Untuk itu, kami bekerjasama dengan pihak Distrik dan juga BNN Papua,” katanya.

Syamsuddin menambahkan, alasana kegiatan tersebut adalah dalam mendukung kinerja dari BNN Papua serta pihaknya merasa perlu untuk memberikan sosialisasi terhadap bahaya Narkotika terhadap generasi muda Papua. “Distrik Heram merupakan distrik yang kalau dipatekan kepadatan penduduknya lebih dihuni oleh mahasiswa, dimana mahasiswa tersebut sangat rentan dengan bahaya narkotika,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Kadistrik Heram, Jaya Kusuma mengatakan, merunut dari operasi Yustisi dan pihak BNN papua beberapa bulan lalu didapati kelurahan Yabansai ada mahasiswa yang kedapatan memakai narkoba di rumah-rumah kos.

“Dengan dasar tersebut kami berusaha untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa khususnya mahasiswa tentang bahaya dari Narkoba tersebut dan harapannya mereka bisa menghindari apa yang dinamakana dengan Narkoba,” katanya.

Adam, salah satu mahasiswa Universitas Cenderawasih mengatakan baru pertama kali mengikuti kehgiatan sosialisasi tersebut. “Ini baru pertama kali saya mengikuti sosialisasi ini dan saya rasa hal tersebut sangat berguna bagi kammi yang masih duduk di bangku kuliah. Saya sepakat bahwa mahasiswa sangat rentan dengan Narkotika,” ujarnya. (Roy Ratumakin)

Editor : dominggus
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Kementerian Agama:  Narkoba Tanggungjawab Bersama