MSG Siap Fasilitasi Dialog antara ULMWP dengan Indonesia

share on:
Pertemuan antara Ketua MSG tengan delegasi ULMWP di Honiara - Jubi
Pertemuan antara Ketua MSG tengan delegasi ULMWP di Honiara – Jubi

Jayapura, Jubi – Ketua Melanesia Spearhead Group (MSG) Manasye Sogavare, yang juga Perdana Menteri Kepulauan Solomon mempertimbangkan inisiatif dialog antara Pemerintah Indonesia dan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP).

Sogavare mengungkapkan ini di Honiara, pekan lalu saat audiensi dengan delegasi ULMWP yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal ULMWP, Octovianus Mote.

ULMWP dalam pertemuan ini, memberikan update kepada Ketua MSG tentang perkembangan di Tanah Papua dalam kapasitas ULMWP sebagai pengamat di MSG dan strategi kampanye mereka untuk 2016-2019.

Mote mengatakan ULMWP sangat menghargai dukungan dan komitmen yang kuat dari Ketua MSG terhadap isu Tanah Papua.

“Kita tahu bahwa Tanah Papua (West Papua) adalah masalah yang sangat kompleks. Tidak ada yang ingin menyentuh isu ini. Tapi terima kasih untuk Ketua MSG yang berdiri dengan komitmen dan kebijaksanaannya. Sekarang kita bisa melihat ada kesempatan untuk Papua Barat dalam perjuangan nya,” kata Mote dalam pertemuan di Kantor Perdana Menteri Kepulauan Solomon, Kamis (21/1/2016).

Sogavare dalam keterangan resminya yang dirilis oleh kantor Perdana Menteri Kepulauan Solomon, mengatakan dia berterima kasih kepada ULMWP atas inisiatif memberikan update kepada dirinya sebagai Ketua MSG. Ia mengatakan penting untuk dirinya terus mengikuti perkembangan di Tanah Papua. Dia juga memberikan apresiasi pada kelompok-kelompok advokasi Papua Barat.

Dia mengatakan dia menyadari bahwa Presiden Indonesia sangat berhati-hati atas tindakan dan pendekatan terhadap Tanah Papua akhir-akhir ini.

“Ia mengetahui dengan baik bahwa dunia sedang mengawasinya,” kata Sogavare.

Sogavare menambahkan, penting agar MSG terlibat dalam dialog antara pemerintah Indonesia dengan ULMWP pada masalah Tanah Papua untuk mengukur ide dan gagasan yang lahir dalam dialog tersebut.

“Kami punya ide menempatkan ULMWP dan Indonesia untuk bersama memulai dialog dan kami membutuhkan bimbingan anda (ULMWP). Kami ingin mensponsori itu. Kami akan memungkinkan Anda untuk memilih agenda pembicaraan dalam dialog dan tatap muka. Kita akan mencari beberapa moderator untuk memandu dialog ini. Apa pun yang datang dari dialog itu, akan membantu kita mengukur pemikiran Pemerintah Indonesia mengenai isu-isu yang menjadi keprihatinan kita, “kata Ketua MSG ini.

Dalam pertemuan ini, Ketua MSG menyambut baik rencana ULMWP untuk membangun kantor di Papua Barat. Dia mengatakan kehadiran ULMWP di Papua Barat, strategis dan penting.

“Membangun kantor sekretariat organisasi ULMWP di Papua Barat sangat penting. Orang-orang mengkritik MSG ketika MSG menerima ULMWP sebagai pengamat. Mereka mengatakan ULMWP adalah orang-orang yang tinggal di luar Papua Barat dan tidak mewakili rakyat Papua Barat. Ini pemikiran yang salah yang harus dilawan,” lanjut Sogavare.

Mengenai dialog antara Pemerintah Indonesia dengan rakyat Papua, dalam wawancara dengan Jubi pada Mei tahun lalu, Presiden Indonesia Joko Widodo mengatakan tidak ada lagi masalah di Papua Barat sehingga tidak perlu ada dialog seperti yang diinginkan rakyat Papua Barat.

“Untuk apa dialog? Saya sering datang ke sini dan berbicara dengan para pemimpin adat, tokoh agama, bupati, dan walikota. Apa artinya itu? Ini dialog bukan?” kata Presiden Joko Widodo saat itu.

Dia menambahkan politik Indonesia di Papua adalah politik pembangunan, politik kesejahteraan, sehingga tidak perlu berbicara tentang masa lalu.

“Tutup itu (masa lalu). Kita harus membuka lembaran baru. Kita harus melihat ke depan, “kata Presiden Joko Widodo. (Victor Mambor)

 

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  MSG Siap Fasilitasi Dialog antara ULMWP dengan Indonesia