Pemuda Nabire Diharapkan Mampu Menghadapi MEA

share on:
Ketua KNPI Kabupaten Nabire terpilih periode 2015-2018, Nobertus Mote, SE. M.Si – Jubi/Munir
Ketua KNPI Kabupaten Nabire terpilih periode 2015-2018, Nobertus Mote, SE. M.Si – Jubi/Munir

Nabire, Jubi – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Nabire terpilih periode 2015-2018, Nobertus Mote mengajak seluruh pemuda asli Papua maupun pemuda dari suku lain di Indonesia yang ada di Kabupaten Nabire, untuk terus belajar, mengembangkan diri agar dapat menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean, yang mulai berlaku sejak awal Januari 2016.

“Pemuda-pemuda baik yang sudah dalam usia kerja maupun para pemuda yang masih sekolah, diharapkan bisa berubah cara pandangnya untuk dapat menjadi pemuda yang bisa berwirausaha untuk menciptakan lapangan kerja,” kata Nobertus Mote yang juga mantan Ketua Ikatan Mahasiswa Papua (IMAPA) Kabupaten Bandung tersebut, kepada Jubi di Kantor KNPI Nabire, Rabu (27/1/2016).

ia meminta pemuda yang masih memiliki kebiasaan mengonsumsi minuman keras, melakukan pemalakan ataupun memalang jalan guna meminta uang kepada pengguna jalan atau lain sebagainya agar segera menghilangkan hal negatif tersebut.

“Diharapkan agar lebih bisa memacu diri, belajar dengan baik, sehingga ketika akan memasuki dunia kerja bisa bersaing dengan tenaga kerja dari luar Indonesia, karena ke depan persaingan dalam dunia kerja akan lebih ketat, siapa yang memiliki keterampilan lebih itulah yang akan dipakai dalam dunia kerja,” ujarnya.

“Pemuda itu tidak boleh berada pada situasi yang instan, tetapi mari membiasakan diri dalam sebuah proses, sehingga jika nantinya sudah bekerja dan mendapatkan tugas dibidang apapun, dengan persiapan yang panjang maka tugas-tugas tersebut dapat diselesaikan dengan baik,” katanya lagi.

Di tempat terpisah, seorang pemuda yang masih bersekolah di salah satu SMA di Nabire, Muhamad Darul Syarif, menuturkan, tidak semua pemuda melakukan hal-hal negatif, karena ada juga pemuda yang benar-benar tekun belajar dengan baik, sehingga dapat memiliki masa depan yang baik.

“Memang pemuda itu identik dengan hal-hal negatif, namun saya yakin saya pribadi dan juga pemuda lainnya sama-sama menginginkan masa depan yang baik,” katanya.

Oleh karena itu dengan adanya MEA tersebut kita harus terus belajar mengasah diri, sehingga tidak kalah bersaing dengan pemuda dari negara lain dalam menghadapi dunia usaha kedepannya,” katanya lagi. (Munir)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pemuda Nabire Diharapkan Mampu Menghadapi MEA