Donor Darah Diharapkan Jadi Budaya

share on:
Aksi donor darah yang berlangsung di Grand Abe Hotel - Jubi/Roy Ratumakin.
Aksi donor darah yang berlangsung di Grand Abe Hotel – Jubi/Roy Ratumakin

Jayapura, Jubi – Menyambut Hari Ulang Tahunnya yang ke-2, Grand Abe Hotel menggelar aksi sosial berupa donor darah yang bekerjasama dengan PT Freeport Indonesia dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jayapura. Acara yang berlangsung di restoran Grand Abe Hotel tersebut dimulai dari pukul 08.00 WIT hingga pukul 14.00 WIT.

 

Dari aksi donor darah tersebut sudah tertampung sebanyak 65 kantong darah. Eksekutif Asissten Manager Grand Abe Hotel, Cahya kepada Jubi, Sabtu (30/1/2016) disela-sela aksi donor darah tersebut mengatakan aksi donor darah yang dilakukan pihaknya sudah dua kali dilakukan dimana saat menyambut HUT pihaknya menggelar aksi sosial tersebut.

“Kita tahu bersama bahwa kondisi persediaan darah di PMI Papua khususnya Kota Jayapura sering kurang, kesulitan-kesulitan tersebut bisa dibantu dengan kegiatan seperti ini. Semakin banyak orang yang melakukan donor darah akan membantu bahkan kita berharap donor darah ini bisa dijadikan budaya oleh masyarakat Papua khususnya Kota Jayapura,” katanya.

Cahya menambahkan, pihaknya sudah mengumpulkan sedikitnya 65 kantong darah, namun target awalnya awalnya adalah 70 kantong. “Dilihat dari daftar satu hari sebelum dilakukan aksi donor darah ada sekitar 104 sukarelawan yang ingin mendonorkan darahnya namun mungkin karena faktor cuaca yang lagi musim penghujan jadi relawan yang ingin donorkan darahnya tidak bisa datang, tahun kemarin juga kami dapatkan 70 kantong,” ujarnya.

Dikatakan, rmasyarakat yang datang untuk mendonorkan darahnya dari berbagai kalangan, dimana sebelumnya pihaknya sudah melakukan sosialisasi melalui Mesjid dan Gereja yang ada di seputaran Abepura.

“Pemberitahuan melalui undangan dan juga bekerjasama dengan masjid dan gereja untuk diberikan penguman tentang kegiatan donor darah ini,” katanya.

Ditempat terpisah Humas PT Freeport Indonesia, Piter Tukan mengatakan, kegiatan aksi sosial donor darah ini merupakan bagian pelaksanaan dari tanggung jawab sosial perusahaan PT Freeport Indonesia kepada masyarakat Papua.

“Kami sudah kerjasama dengan Grand Abe hotel dua kali dalam hal donor darah. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan darah dari delapan rumah sakit yang ada di Jayapura dan Keerom antara lain, RSUD Dok II, RS Angkatan Laut, RS Marthen Indey, RS Bhayangkara, RS Dian Harapan, RSUD Abepura, RSUD Youwari dan RS Keerom,” katanya.

Piter Tukan menambahkan, Freeport Indonesia tidak hanya bekerjasama dengan dunia usaha seperti perhotelan tetapi juga bekerjasama dengan instansi pemerintah seperti tim penggerak PKK Kota Jayapura, TNI AL, masyarakat umum, sekolah-sekolah tingkat SMA dan perguruan tinggi.

“Untuk tahun ini baru yang pertama kami lakukan dengan pihak Grand Abe Hotel. Bentuk bantuan dari Freeport adalah memberikan dukungan konsumsi bagi pendonor dan panitia lalu publikasinya melalui media serta spanduk dan doorprice yang diberikan kepada para pendonor. Ini sudah rutin kami lakukan,” ujanrya.

Disinggung tentang target, Piter Tukan mengaku pihaknya biasa menargetkan 300 kantong darah dalam sekali aksi sosial. “Tetapi bagi Unit Transpusi Darah (UTD) PMI Kota Jayapura mengatakan jangankan 300 kantong darah, maksimal 100 kantong darah saja sudah cukup karena tidak banyak masyarakat mau mendonorkan darahnya,” katanya. (Roy Ratumakin)

Editor : TIMOTEUS MARTEN
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Donor Darah Diharapkan Jadi Budaya