Becak Transportasi Andalan Warga Kepulauan Doom

share on:

 

Tampak warga menumpangi becak di Kepulauan Doom, Distrik Sorong Kepulauan, Papua Barat – Jubi/Niko
Tampak warga menumpangi becak di Kepulauan Doom, Distrik Sorong Kepulauan, Papua Barat – Jubi/Niko

Sorong, JubiBecak menjadi transportasi andalan bagi warga di daerah Kepulauan Doom, Papua Barat. Dengan demikian, Kepulauan Doom dan Wamena, Jayawijaya, Papua merupakan daerah dengan transportasi lokal becak di Tanah Papua.

Daerah Kepulauan Doom, Distrik Sorong Kepulauan, merupakan kota pertama di Provinsi Papua Barat yang memiliki alat transportasi lokal ini. Padahal becak selama ini tidak asing lagi di daerah lain seperti pulau Jawa.

Informasi yang dihimpun Jubi menyebutkan bahwa daerah dengan 14.000 penduduk itu menyukai transportasi jenis becak ini. Becak-becak itu dimodifikasi dan dilengkapi dengan musik untuk menarik penumpang.

Penumpang becak, Helmi, kepada Jubi di Sorong, Senin (1/2/2016), mengatakan bahwa becak merupakan alat transportasi yang unik dan unggul di Kepulauan Doom. Ia bahkan senang menumpangi becak meski harus membayar Rp 5.000 sekali jalan.

“Kami senang dan terbantu dengan transportasi tradisional ini. Ini harus dijaga karena mengandung nilai historis sebab sudah ada sejak zaman Belanda di Doom,” katanya.

Salah seorang penarik becak, Amir mengaku dirinya harus stand by tiap hari untuk mengangkut penumpang yang akan menyeberang ke Kota Sorong. Namun demikian ia mengaku pihaknya terpaksa bersaing dengan alat transportasi lainnya seperti angkutan jenis motor dan mobil.

“Ya, gimana untungan kalau di Doom ada acara pasti kita dapat penumpang banyak. Kalau tidak ya sunyi,” katanya. (Niko MB)

 

 

Editor : TIMOTEUS MARTEN
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Becak Transportasi Andalan Warga Kepulauan Doom