Ustad Ahmad Meage, Ketua FKUB Sorong Berpulang

share on:

 

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Sorong, Papua Barat, Ustad H. Ahmad Anderson Meage. Ketua MUI Kabupaten Sorong dan tokoh muslim Pegunungan Tengah Papua itu dikenal vokal dan getol menyerukan perdamaian antarumat beragama di Papua Barat. Ia juga memfatwakan bahwa ormas Gafatar memecah belas persatuan dan kerukunan antarumat beragama sehingga harus ditolak – Jubi/Niko
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Sorong, Papua Barat, Ustad H. Ahmad Anderson Meage. Ketua MUI Kabupaten Sorong dan tokoh muslim Pegunungan Tengah Papua itu dikenal vokal dan getol menyerukan perdamaian antarumat beragama di Papua Barat. Ia juga memfatwakan bahwa ormas Gafatar memecah belas persatuan dan kerukunan antarumat beragama sehingga harus ditolak – Jubi/Niko

Sorong, Jubi – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Sorong, Papua Barat, Ustad H. Ahmad Anderson Meage, 37 tahun, meninggal di Sorong, Minggu (31/1/2016).

Jenazah Ketua MUI Kabupaten Sorong itu disemayamkan di Jalan Kompleks Budi Utomo SP-2 Kabupaten Sorong dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Kelurahan Mariyai, Distrik Mariat, Kabupaten Sorong, Senin (1/2/2016).

Almarhum dikenal sebagai tokoh muslim Papua yang berperan aktif membantu pemerintah menciptakan keharmonisan dan kerukunan hidup antarumat beragama di Sorong Raya.

Ia juga memfatwakan bahwa organisasi massa Gerakan Fajar Nusantara atau Gafatar memecah belah persatuan dan kerukunan umat beragama di Sorong sehingga harus ditolak dan dibubarkan. Gafatar yang hadir sejak tahun 2013 itu pun angkat kaki dari Sorong.

Ustad kelahiran Kabupaten Puncak, Papua itu juga dikenal sebagai penyayang. Ia pernah mengenyam pendidikan SDN Siti Binter, Kebumen Jawa Tengah (tamat 1992), melanjutkan sekolah tingkat pertama pada Sekolah Madrasah Tsanawiah Negeri Triwarno Kebumen dan tamat (1995). Lalu melanjutkan ke sekolah menengah atas Madrasah Aliyah Negeri 2 Kebumen dan tamat (1998) dan akhirnya mengenyam pendidikan dengan menyelesaikan S-1 dengan gelar S.Pdi tahun 2002 di Universitas Sains Al-Qur’an Wonosobo, Jawa Tengah.

Almarhum yang memiliki seorang Istri dan dikaruniai 4 orang anak mendapat pekerjaan sebagai PNS sebagai Kepala Sekolah Madrasah Tsanawiayah Mariayai Kabupaten Sorong. Ia juga menjabat di beberapa organisasi keagamaan dan kemasyarakatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sorong dan Pemerintah Kota Sorong.

Terakhir kali H. Ahmad Anderson Meage mengalami kelelahan dan akhirnya meninggal di RSUD Kabupaten Sorong setelah memberikan ceramah rohani keagamaan.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Ustad H. Ahmad Meage yang telah banyak mengorbankan hidupnya untuk membantu pemerintah daerah menciptakan keharmonisan umat beraga yang telah terpelihara dengan baik selama ini,” kata Bupati Sorong, Stefanus Salamuk.

Sementara Wakil Bupati Sorong, Suko Harjono juga mengapresiasi peran aktif putra pegunungan tengah Papua dan tokoh muslim yang dikenal getol menyerukan perdamaian itu.

“Kami semua merasa kehilangan. Beliau adalah sosok yang merakyat,” kata Suko Harjono. (Niko MB)

 

Editor : TIMOTEUS MARTEN
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Ustad Ahmad Meage, Ketua FKUB Sorong Berpulang