Pemkot Kembali Gandeng UKSW

share on:
Rektor Universitas Kristen Satya Wacana, John A Titelay – Jubi/Roy Ratumakin.
Rektor Universitas Kristen Satya Wacana, John A Titelay – Jubi/Roy Ratumakin.

Jayapura, Jubi – Pemerintah Kota Jayapura kembali menggandeng Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Jawa Tengah dalam kerjasama pendidikan khusus bagi anak asli Port Numbay. Kerjasama tersebut diperkuat dengan penandatanganan Momerandum of Understending (MoU) yang berlangsung di Grand Abe Hotel, Rabu (3/2/2016).

Ini sudah yang ketiga kalinya, dimana penerimaan pertama dan kedua sangat kacau balau. Sistem penerimaannya juga tidak bagus sehingga siswa yang dikirim ke sana banyak yang tidak lulus,” kata Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano dihadapan para kepada sekolah tingkat SMK/SMK.

Untuk itu, BTM sapaan akrabnya dengan Kepala Dinas Pendidikan yang baru dan kerjasama ketiga ini sistem penerimaan juga bisa ditertibkan dan jangan asal diterima anak asli Port Numbay. “Tetapi harus cermat dan selektif. Karena dengan program ini saya dicibir oleh orang Papua karena kurang berhasil. Padahal ini adalah adalah Affirmasi Action untuk anak-anak asli Port Numbay,” ujarnya.

Dirinya juga berpesan kepada semua tim pendidik untuk memperhatikan anak muridnya orang asli Papua. “Itu yang utama. Pendidikan itu milik semua orang, tetapi di tanah ini saya berikan perhatian khusus kepada mereka. Saya berharap kepada tim pengajar agar lebih mengenal kepribadian siswa-siswinya dalam kelas,” katanya.

Sementara itu, Rektor Universitas Kristen Satya Wacana, John A Titelay mengatakan senang mendapatkan kepercayaan dari wali kota untuk mendidik anak-anak Port Numbay karena itu merupakan salah satu kontribusi dari UKSW terhadap Papua.

Selalu saya tekankan , bukan saja masyarakat Papua tetapi seluruh Indonesia yang ingin belajar bersama kami,” katanya.

Rektor UKSW mengatakan angkatan pertama prosesnya kurang tepat dan pada angkatan kedua di semester pertama belum menunjukan hasil yang baik.

Yang berhasil banyak dan yang tidak berhasil juga ada tetapi kami tetap tegas dengan ketentuan akademi bahwa yang berhasil akan meneruskan sedangkan yang tidak maka akan dipulangkan. Anak-anak ini telah membuktikan bahwa mereka bisa bersaing dengan anak-anak dari daerah lain di Indonesia,” ujarnya. (Roy Ratumakin)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pemkot Kembali Gandeng UKSW