Sudah Seminggu Elpiji 3 Kg ‘Menghilang’ dari Perbatasan Kaltara

share on:
Sudah sekitar satu minggu terakhir elpiji 3 Kg di Kabupaten Nunukan, Kaltara, 'menghilang' - kaltara.prokal.co
Sudah sekitar satu minggu terakhir elpiji 3 Kg di Kabupaten Nunukan, Kaltara, ‘menghilang’ – kaltara.prokal.co

Nunukan, Jubi – Masyarakat yang tinggal di daerah perbatasan RI-Malaysia wilayah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, kesulitan mendapatkan gas elpiji tiga kilogram dalam sepekan terakhir.

Samsidi, agen elpiji 3 Kg di Jalan Angkasa Kabupaten Nunukan, Rabu (3/2/2016), mengatakan belum mendapatkan pasokan dari PT Pertamina Kota Tarakan, sehingga stok habis.

Puluhan agen distributor yang menjadi pelanggannya telah kehabisan stok menyebabkan masyarakat khususnya golongan ekonomi menengah ke bawah kesulitan mendapatkannya.

“Tidak ada pasokan dari PT Pertamina makanya stok elpiji tiga kilogram di gudang saya habis sejak 10 hari lalu,” ucapnya.

Dia mengharapkan pasokan elpiji yang semakin diminati masyarakat ekonomi rendah di wilayah perbatasan RI-Malaysia itu segera datang dalam waktu dekat ini.

Seorang pedagang warung makan di Kabupaten Nunukan, Suwito, Selasa (2/2), menyatakan telah berkeliling mencari elpiji tiga kiloram di sejumlah distributor namun seluruhnya kehabisan stok.

Karena elpiji 3 Kg langka, dia mengaku terpaksa menggunakan kompor minyak untuk memasak karena elpiji 14 kilo gram asal Malaysia pun harganya cukup tinggi mencapai Rp 230 ribu.

Suwito sangat prihatin atas kondisi yang dialaminya itu karena dengan terpaksa mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli minyak tanah yang harganya mencapai Rp 15 ribu per liter.

“Saya terpaksa memasak pakai kompor minyak tanah karena tidak ada elpiji tiga kilogram yang saya pakai selama ini. Elpiji tiga kilogram lebih hemat. Satu tabung bisa saya pakai 10 hari,” katanya. (*)

Editor : Dewi Wulandari
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Sudah Seminggu Elpiji 3 Kg ‘Menghilang’ dari Perbatasan Kaltara