Putra Asli Papua Jadi Penari Barongsai

share on:
Pentas tarian Barongsai yang berlangsung di Vihara Arya Darma, Skyline, Kota Jayapura dalam perayaan Tahun Baru Imlek, Senin (8/2/2016) – Jubi/Roy Ratumakin
Pentas tarian Barongsai yang berlangsung di Vihara Arya Darma, Skyline, Kota Jayapura dalam perayaan Tahun Baru Imlek, Senin (8/2/2016) – Jubi/Roy Ratumakin

Jayapura, Jubi – Putra asli Papua dilibatkan dalam pentas Barongsai yang digelar pada Tahun Baru Imlek di Vihara Arya Darma, Skyline, Kota Jayapura, Senin (8/2/2016).

Ketua Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI), Isak mengatakan bahwa Barongsai bukan hanya milik warga Tionghoa, melainkan juga milik semua orang yang ingin belajar tentang olahraga tersebut.

“Anak-anak ini sudah bertahun-tahun bersama kami, ini baru sebagian. Kami juga lakukan pembinaan terhadap putra asli Papua untuk mengenalkan kepada masyarakat bahwa Barongsai adalah milik semua orang,” katanya.

Isak menambahkan, mungkin sedikit aneh kalau pada pentas Barongsai ada anak Papua di dalamnya. Namun dirinya mengatakan bahwa di Pulau Jawa yang menarikan tarian Liong adalah anak-anak pesantren.

“Di Jawa saja yang melakukan tarian Liong itu putri-putri berjilbab semua. Jadi di dalam pesantren semuanya bermain Barongsai. Budaya ini sudah sangat menyatu di kalangan anak negeri di Indonesia. Karena Barongsai sendiri mempunyai tujuan untuk menyatukan seluruh umat manusia di Bumi tanpa melihat dari kalangan mana,” ujarnya.

Maikel salah satu penari Barongsai mengaku senang bisa bergabung dan memainkan tarian Barongsai, budaya warga Tionghoa itu. “Sudah tiga tahun saya bermain Barongsai bersama teman-teman di FOBI. Selain Barongsai adalah budaya orang Tionghoa juga baik untuk kesehatan,” katanya.

Diakui bahwa awal mula berlatih Barongsai agak sulit dan menguras keringat namun lama-kelamaan sudah terbiasa. “Yang paling capek mungkin yang bagian ekor karena harus mengangkat yang di depan,” ujarnya. (Roy Ratumakin)

Editor : TIMOTEUS MARTEN
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Putra Asli Papua Jadi Penari Barongsai