Australia Perluas Program Pekerja Musiman

share on:
Salah satu warga Pasifik yang bekerja di perkebunan di Australia - www.radioaustralia.net.au
Salah satu warga Pasifik yang bekerja di perkebunan di Australia – www.radioaustralia.net.au

Jayapura, Jubi – Pemerintah Australia telah mengumumkan perluasan program kerja dari sektor utama hortikultura ke sektor pertanian yang lebih luas, termasuk peternakan domba, sapi dan perusahaan biji-bijian.

Mengumumkan ekspansi, menteri pertanian Barnaby Joyce mengatakan orang-orang dari Kepulauan Pasifik sekarang akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk pergi ke Australia untuk mendapatkan upah yang lebih layak.

Radio New Zealand, Selasa (9/2/2016) melaporkan, sejak pertengahan 2012, lebih dari 8600 visa telah dikeluarkan untuk orang-orang dari Kepulauan Pasifik yang bekerja di Program Pekerja Musiman Australia.

Pekerja dari Kepulauan Pasifik dapat mengajukan permohonan untuk bekerja selama enam atau sembilan bulan dan tunduk pada tarif pajak 15 persen.

Fiji Village melaporkan bahwa 30 pekerja Fiji telah pergi ke Australia untuk bekerja dalam program bulan lalu.

Selain Australia, pihak imigrasi Selandia Baru juga mengumumkan 500 pekerja lebih musiman akan diizinkan bekerja di Selandia Baru selama musim kerja 2015-2016.

Sebagian besar pekerja yang diperbolehkan untuk bekerja di bawah skema kerja musiman berasal dari Kepulauan Pasifik. Selandia Baru membutuhkan hingga 9.500 pekerja dalam musim kerja 2015-2016.

Dalam program ini pekerja direkrut dari beberapa negara pulau Pasifik untuk bekerja di hortikultura dan pemeliharaan anggur.

Skema ini dimulai pada tahun 2007 dengan pekerja berasal dari Vanuatu, Tonga, Samoa, Kepulauan Solomon, Kiribati, Tuvalu, Papua Nugini dan Nauru.

Pemerintah Selandia Baru mengakui pekerja musiman dari Pasifik merupakan bagian penting dari sektor yang mempekerjakan sekitar 50.000 orang di seluruh Selandia Baru. (Yuliana Lantipo)

 

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Australia Perluas Program Pekerja Musiman