KPP Timika Targetkan Penerimaan Pajak RP 3 Triliun

share on:
2016 ditetapkan sebagai tahun penegakan hukum disertai dengan peningkatan target penerimaan pajak - klinikpajak.co.id
2016 ditetapkan sebagai tahun penegakan hukum disertai dengan peningkatan target penerimaan pajak – klinikpajak.co.id

Timika, Jubi – Kantor Pelayanan Pajak Pratama Timika, tahun ini menargetkan penerimaan pajak Rp 3,160 triliun atau naik dari target tahun sebelumnya Rp 2,649 triliun.

Kepala KPP Pratama Timika, Hadi Susilo, di Timika, Kamis (11/2/2016), mengatakan jajarannya masih optimistis dapat merealisasikan penerimaan pajak tahun ini jauh lebih baik daripada penerimaan pajak pada tahun 2015.

Hingga akhir 2015, realisasi penerimaan pajak KPP Pratama Timika mencapai Rp 2,349 triliun atau 88,67 persen.

“Saya dan teman-teman tetap optimistis dapat mencapai lebih bagus ketimbang pencapaian tahun 2015. Bagaimana mencapai itu, tentu dibutuhkan kerja sama dengan semua komponen baik wajib pajak, pemerintah daerah, maupun instansi pemerintah yang lain,” kata Hadi.

Realisasi penerimaan pajak tahun 2015 tidak mencapai target. Namun, penerimaan pajak KPP Pratama Timika melampaui pencapaian penerimaan pajak nasional yang terealisasi 81,99 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp 1.294 triliun.

Hadi beralasan kondisi perekonomian nasional yang lesu pada 2015 menjadi faktor utama menyebabkan realisasi penerimaan pajak KPP Pratama Timika tidak mampu mencapai target.

KPP Pratama Timika memiliki wilayah kerja yang mencakup empat kabupaten, yaitu Mimika, Deiyai, Paniai, dan Intan Jaya.

Dari empat kabupaten itu, pengawasan optimal yang bisa dilakukan kepada para wajib pajak hanya di Kabupaten Mimika, sedangkan pengawasan wajib pajak di tiga kabupaten lain belum memadai karena hambatan sulitnya sarana transportasi ke tiga daerah itu yang hanya bisa dijangkau dengan pesawat terbang perintis.

“Kami memang menghadapi tantangan untuk mengawasi para wajib pajak di tiga kabupaten di pedalaman Papua itu. Untuk menjangkau ke sana, petugas kami harus menggunakan pesawat terbang perintis yang rutenya tidak terjadwal. Belum lagi kendala lain di sana, seperti penerangan listrik yang terbatas, apalagi komunikasi telepon dan internet,” kata Hadi. (*)

Editor : Dewi Wulandari
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  KPP Timika Targetkan Penerimaan Pajak RP 3 Triliun