Musim Hujan, Wali Kota Jayapura: Benahi Daerah Rawan Banjir

share on:
Warga sedang melihat air yang tergenang akibat hujan di pasar Youtefa, Abepura, beberapa waktu lalu – Jubi/Abeth You.
Warga sedang melihat air yang tergenang akibat hujan di pasar Youtefa, Abepura, beberapa waktu lalu – Jubi/Abeth You

Jayapura, Jubi – Musim hujan yang melanda Kota Jayapura beberapa hari terakhir membuat warga yang bermukim di sekitar daerah rawan bencana seperti banjir dan longsor tetap waspada.

Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano mengatakan, pihaknya berupa membenahi daerah rawan banjir dan longsor seperti Perumahan Organda, Jalan Ahmad Yani, tepatnya depan kantor pusat Bank Papua dan Pasar Youtefa, Abepura.

“Seperti di Organda dan Pasar Youtefa. Sebenarnya dua tempat tersebut adalah daerah resapan air, namun pemerintah harus bertanggung jawab karena itu yang dinamakan pembangunan berkelanjutan,” katanya kepada Jubi pekan lalu di Jayapura.

Mano menambahkan, pemimpin itu tidak boleh menyalahkan pemimpin terdahulu tetapi harus memperbaiki dan mengatasi persoalan-persoalan tersebut.

“Itu pemimpin yang baik, tidak boleh kita mengorek kesalahan orang. Saya dan wakil saya mempunyai tugas membenahi daerah-daerah yang disebutkan tadi contohnya pasar Youtefa. Sekarang kami harus berpikir memindahkan ke daerah yang lebih baik dan itu tugas berat bagi kami berdua,” ujarnya.

Sebelumnya hujan mengguyur Kota Jayapura pada Rabu malam (23/1/2016) sekitar pukul 20.00 WIT hingga, Kamis subuh (24/1/2016) mengakibatkan Pasar Youtefa, kembali terendam banjir. Ini adalah kali kedua banjir melanda pasar tersebut dalam dua minggu terakhir. Sebelumnya, Kamis (17/1/2016) lalu kejadian yang sama juga terjadi. Banjir tersebut mengakibatkan puluhan kios serta barang dagangan milik pedagang terendam air.

“Setelah banjir lalu, aktivitas jual beli mulai normal kembali. Namun tadi malam, saat hujan deras pasar kembali terendam banjir. Sejumlah barang dagangan saya terendam air. Beras ada dua karung, gula pasir setengah karung, 1 ½ karung terigu dan barang-barang campuran lainnya. Saya belum tahu berapa total kerugian yang saya alami, namun pasti puluhan juta,” kata salah satu pedangan, Hamriani, Kamis (24/1/2015). (Roy Ratumakin)

 

 

Editor : TIMOTEUS MARTEN
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Musim Hujan, Wali Kota Jayapura: Benahi Daerah Rawan Banjir