Solidaritas Desak Pemerintah Tangani Serius Masalah Kesehatan di Nduga

share on:
Arim Tabuni (kanan) dan Soleman Itlay saat memberikan keterangan pers (Jubi/Mawel)
Arim Tabuni (kanan) dan Soleman Itlay saat memberikan keterangan pers (Jubi/Mawel)

Jayapura, Jubi – Solidasitas Korban Jiwa Wilayah Mbua, Kabupaten Nduga mendesak pemerintah provinsi Papua dan Kabupaten Nduga memperhatikan kondisi kesehatan masyarakat secara serius.

“Kami minta pemerintah serius dari waktu ke waktu, bukan bertindak sebagai pemadam kebakaran, Ada musibah lalu sibuk, membenahi,” ujar koordinator solidaritas, Arim Tabuni kepada Jubi di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (12/2/2016).

Kurang perhatian itu terlihat dari angka cakupan imuniasai di Kabupaten Nduga yang sangat rendah. Tabuni mensinyalir anak-anak yang meninggal pada akhir 2015 lalu akibat tidak menerima imunisasi dari pemerintah setempat.

“Sejak pemerkaran, wilayah ini belum pernah ada imunisasi. Padahal imunisasi itu, hal yang paling penting bagi anak-anak. Hal yang penting supaya anak-anak terlindunggi dari penyakit,” ujarnya.

Kata dia, di wilayah Mbua terdapat tiga distrik. Distrik Dal, Mbua dan Mbulmu Yalma. Dari tiga distrik itu, hanya distrik Mbua yang ada Puskesmas. Dua distrik lainnya tidak memiliki puskesmas. Itu sebabnya pelayanan kesehatan terhadap masyarakat tidak berjalan.

Sekretaris Solidaritas, Someman Itlay meminta pemerintah segera memperhatikan hal-hal yang kurang itu dengan membangun puskesmas di setiap distrik, dan menempatkan tenaga medis, baik itu perawat maupun dokter. Dan mengirimkan petugas medis itu menjalankan tugasnya dari kampung ke kampung.

“Pemerintah memperhatikan pemberian imunisasi bagi anak-anak. Petugas harus difasilitasi ke kampung-kampung agar semua anak mendapat imunisasi,” harapnya.

Padahal menurut Itlay, anggaran kesehatan wilayah ini sangat besar. “Tahun 2014 saja, kami dapat bocoran Rp 15 miliar. Kalau tidak ada imunisasi, kemana anggaran ini? ”ujarnya. (Mawel Benny)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Solidaritas Desak Pemerintah Tangani Serius Masalah Kesehatan di Nduga