Wah, Oknum Polisi dan Kelompok Bersenjata Berbisnis, Peluru Dijual 500 Ribu Satu Butir

share on:
Ilustrasi amunisi, Jubi-ist
Ilustrasi amunisi, Jubi-ist

Jayapura,11/2 (Antara) – Bripda SS, anggota Polres Jayawijaya, mengaku menjual peluru kepada kelompok bersenjata seharga Rp 500 ribu per butir.

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw kepada wartawan di Jayapura, Kamis (11/2/2016), menyebutkan, Bripda SS baru sekali melakukan transaksi amunisi kepada kelompok bersenjata yakni sebanyak 20 butir.

“Bripda SS bahkan sudah menerima uang tanda jadi sebesar Rp1 juta,” kata Waterpauw.

Menurutnya, selain Bripda SS (20) juga ditangkap AW (49) dan HT (19) beserta barang bukti yang akan dijual ke kelompok bersenjata.

Amunisi yang akan diberikan ke Militer Murib yang saat ini berada di Puncak Jaya itu diperoleh dari rekan SS sesama anggota polisi.

“Kami masih terus melakukan pemeriksaan terhadap Bripda SS untuk mengetahui motif menjual amunisi ke kelompok bersenjata,” kata Waterpauw.

Bripda SS, anggota Satuan Dalmas Polres Jayawijaya itu, hingga kini masih ditahan di Wamena. (*)

Editor : Victor Mambor
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Wah, Oknum Polisi dan Kelompok Bersenjata Berbisnis, Peluru Dijual 500 Ribu Satu Butir