15 Miliar/KM, Biaya Bangun Jalan di Papua

share on:
Peta Papua dan Papua Barat - Jubi/IST
Peta Papua dan Papua Barat – Jubi/IST

Jayapura, Jubi – Pembangunan jalan di pedalaman Papua menghabiskan dana sekitar Rp 15 miliar/km karena material dan peralatan proyek termasuk alat berat dibawa dengan jasa angkutan udara Kepala Balai Jalan Nasional Papua Oesman Marbun di Jayapura, Rabu (17/2/2016), mengatakan mahalnya biaya pembangunan jalan itu disebabkan kawasan itu belum memiliki jalan penghubung sehingga semua material harus diangkut melalui udara.

Bahkan alat-alat berat yang akan digunakan proyek terpaksa diurai sebelum diangkut dengan helikopter atau sarana angkut lainnya. Bahan bakar seperti solar juga harus diangkut dengan pesawat, katanya.

Faktor-faktor itulah yang menyebabkan biaya pembangunan jalan di Papua menjadi mahal, ujar Oesman Marbun.

Ia mengakui walaupun membutuhkan biaya yang tinggi namun sudah menjadi komitmen pemerintah melalui Balai Jalan Nasional untuk tetap melaksanakannya sehingga masyarakat dapat dengan mudah menggunakan jalan darat yang biayanya relatif murah.

“Dengan menggunakan jalan darat selain barang yang dibawa bisa lebih banyak dibanding pesawat harganya juga lebih murah daripada menggunakan pesawat,” kata Marbun.

Ketika ditanya ruas jalan di pedalaman Papua yang sudah dapat menghubungkan kota-kota kabupaten, Marbun mengakui belum semua wilayah memiliki jalan penghubung.

Adapun kawasan yang sudah memiliki jalan penghubung yakni Nabire-Wagete-Enarotali, Waropko -Tanah Merah-Merauke dan Wamena-Tolikara-Puncak-Puncak Jaya, tambah Oesman Marbun. (*)

Editor : Victor Mambor
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  15 Miliar/KM, Biaya Bangun Jalan di Papua