KI Papua Terapkan Aplikasi SIMSI

share on:
Tenaga Ahli Komisi Informasi Pusat Fathul Ulum (tengah) Didampingi Ketua KI Papua Petrus Yoram Mambai dan Wakil Ketua Hans Paiki Memberikan Keterangan Pers - Jubi/Alex
Tenaga Ahli Komisi Informasi Pusat Fathul Ulum (tengah) Didampingi Ketua KI Papua Petrus Yoram Mambai dan Wakil Ketua Hans Paiki Memberikan Keterangan Pers – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Untuk memudahkan masyarakat dalam menyelesaikan sengketa informasi publik, Komisi Informasi (KI) Provinsi Papua menerapkan aplikasi berbasis online yang diberi nama sistem informasi manajemen sengketa informasi (SIMSI).

Tenaga Ahli Komisi Informasi Pusat Fathul Ulum, di Jayapura, Kamis (18/2/2016) mengatakan aplikasi SIMSI sudah digunakan di beberapa provinsi, dan ini memudahkan masyarakat dalam melapor tanpa harus datang ke kantor KI.

“Dengan adanya SIMSI masyarakat di Papua dapat menggunakan aplikasi tanpa harus datang langsung. Namun ketika sidang harus datang karena tidak bisa diwakilkan,” katanya.

Dia menjelaskan, situs SIMSI dapat diakses dengan mengetik www.komisiinformasi.co.id, jadi dengan kata lain masyarakat Papua sangat di mudahkan.

“Seperti yang terjadi di KI Papua, banyak masyarakat yang jauh jauh datang dari luar Jayapura hanya untuk mendaftarkan diri dalam permohonan penyelesaian sengketa publik,” ucapnya.

Menurut ia, meskipun sistem ini belum diluncurkan secara resmi tapi masyarakat sudah bisa mengaksesnya. “Saat ini kami masih persiapkan SDM agar bisa mengoperasikan aplikasi SIMSI,” ucapnya lagi.

“Jadi kami dari komisi informasi pusat menggagas hal ini, agar masyarakat dapat memperoleh hak informasi sedemikian mudah sesuai dengan amanat  UU No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, setiap informasi publik itu harus diperoleh secara cepat tepat dan biaya ringan,” tambahnya.

Hal sedana dilontarkan Ketua Komisi Informasi Papua, Petrus Yoram Mambai. Dirnya mengatakan dengan adanya SIMSI sangat memudahkan masyarakat untuk mengajukan permohonan sengketa informasi.

“Dulu sebelum ada KI Papua banyak masyarakat yang datang langsung ke KI Pusat, dan hal ini banyak memakan biaya yang cukup besar, nah dengan adanya aplikasi ini masyarakat lebih di mudahkan,” kata Mambai. (Alexander Loen)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  KI Papua Terapkan Aplikasi SIMSI