Penggalian Pasir Secara Liar Masih Terus Terjadi

share on:

 

pasir
kadistrik Merauke, Hasan Matdoan. Jubi/Frans L Kobun

Merauke, Jubi – Aksi penggalian pasir secara liar di sejumlah tempat di Bokem, Distrik Merauke masih terus terjadi. Berbagai cara telah dilakukan dengan melakukan operasi yang melibatkan aparat kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta Dinas Pertambangan Kabupaten Merauke, namun belum ada kesadaran dari masyarakat setempat juga.

Hal itu disampaikan Kepala Distrik Merauke, Hasan Matdoan kepada Jubi Jumat (19/2/2016). “Memang ruas jalan menuju ke Kampung Nasem, sudah sangat mengkhawatirkan. Karena aksi penggalian pasir yang dilakukan dipinggir badan jalan,” katanya.

Beberapa waktu lalu, lanjut Hasan, banyak mobil truk diamankan lantaran melakukan penggalian pasir dan mengambil tanah timbun secara ilegal. “Kita langsung amankan puluhan mobil tersebut sekaligus memberikan peringatan keras kepada para sopir agar tak boleh mengambil pasir maupun tanah disepanjang jalan menuju ke Kampung Nasem,” tegasnya.

Kedepan, lanjut dia, pihaknya akan tetap bergandengan tangan bersama beberapa institusi tersebut untuk melakukan operasi penertiban. “Ya, kita harus mengambil langkah cepat dan tidak membiarkan orang menggali pasir secara terus menerus. Karena dampaknya sangat besar, dimana akan terjadi abrasi nanti,” tuturnya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Merauke, Rama Dayanto beberapa waktu lalu mengaku, stafnya yang melakukan operasi, sering mendapat perlawanan dari warga setempat dengan menggunakan senjata tajam. (Frans L Kobun)

 

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Penggalian Pasir Secara  Liar Masih Terus Terjadi