Porsi Latihan Akademi Sepak Bola Pikeyro Dibagi Dua Metode

share on:
Anak-anak akademi sepak bola Pikeyro saat berlatih di Lapangan Pendidikan Wamena – Jubi/Islami
Anak-anak akademi sepak bola Pikeyro saat berlatih di Lapangan Pendidikan Wamena – Jubi/Islami

Wamena, Jubi – Usai diresmikan pada awal Januari 2016, sebanyak 40 orang anak didik di akademi sepak bola Pikeyro Tribrata Wamena tengah menjalankan pelatihan dari pelatih yang merupakan mantan pemain Persiwa Wamena.

Dengan dibagi menjadi dua kelas atau tingkatan yaitu umur 9-12 tahun dan 12-15 tahun, porsi latihan kedua kelas juga berbeda.

Ketika latihan yang dilakukan di Lapangan Pendidikan Wamena, Senin (22/2/2016), pelatih yang mendidik anak-anak usia 9-12 tahun, Piter Rumaropen menjelaskan, porsi latihan untuk anak-anak di bawah umur 12 tahun hanya sekedar bermain sepak bola.

“Biasa kita awali latihan dengan pemanasan seperti biasa, hanya soal teknik belum diterapkan, hanya dasar bermain sepak bola saja terutama lebih banyak hanya bermain bola saja,” kata Piter.

Sedangkan untuk usia 12-15, metode pelatihan sudah masuk dengan pola permainan seperti teknik dribbling bola dan teknik lainnya, begitu juga bagi para penjaga gawang yang ditunjuk.

“Untuk usia di atas 12 tahun, memang kami sudah selipkan beberapa teknik bermain bola, serta mencoba meningkatkan stamina atau fisik mereka,” tambah Joy Aroy pelatih khusus usia 12-15 tahun.

Sementara wakil ketua akademi sepak bola Pikeyro Tribrata Wamena, Agus menambahkan, usai dilakukan seleksi selama bulan Januari 2016, memasuki Februari latihan mulai dilakukan.

“Dalam seminggu latihan dilakukan empat kali. Kami juga sempat ditawarkan untuk ikut suatu turnamen Danone Cup di Jayapura, namun karena kami baru mulai latihan, sehingga untuk Wamena diwakilkan dari SSB Papua United. Jadi kami persiapkan anak didik untuk ikut turnamen U-13 di Biak pada bulan Maret mendatang,” kata Agus. (Islami)

 

 

Editor : TIMOTEUS MARTEN
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Porsi Latihan Akademi Sepak Bola Pikeyro Dibagi Dua Metode