Dana Otsus 80:20 Tidak Signifikan

share on:
Ilustrasi -IST
Ilustrasi -IST

Jayapura, Jubi – Pengelolaan dana otonomi khusus yang dinilai banyak pihak belum membawa kesejahteraan bagi rakyat Papua dinilai harus dikembalikan ke provinsi.

“Kembalikan pengelolaan dana otsus ke provinsi karena hingga kini banyak yang tidak jelas hingga menjadi polemik berkepanjangan,” kata Ketua Fraksi Hanura di DPRP Papua Yan Mandenas di Jayapura, Selasa (23/2/2016).

Dikatakan, hingga kini penggunaan dana otsus terus menjadi sorotan karena belum menyentuh masyarakat di Papua, apalagi pengelolaannya diserahkan ke kabupaten/kota.

Seharusnya dengan pengelolaan 80 dilakukan kabupaten/kota maka tingkat kesejahteraan masyarakat meningkat namun kenyataannya sebaliknya sehingga dievaluasi dan dikembalikan ke provinsi.

“Fraksi Hanura siap menjadi inisiator pengembalian pengelolaan dana otsus karena seharusnya dengan adanya dana tersebut minimal pendidikan dan kesehatan gratis bagi rakyat Papua,” ujar Mandenas yang juga menjabat Ketua Hanura Papua.

Menurutnya, langkah yang diambil gubernur sudah tepat yakni melakukan monitoring dan dilakukan evaluasi, namun dengan belum tersentuhnya masyarakat maka pengelolaannya dikembalikan ke provinsi karena program 80:20 tidak signifikan.

“Seharusnya melalui dana otsus masyarakat sudah menikmati pendidikan dan kesehatan gratis,” harap politisi asal Hanura ini. (*)

Editor : Victor Mambor
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Dana Otsus 80:20 Tidak Signifikan