Kejaksaan Kalbar: Illegal Fishing Beroperasi di ZEE Indonesia

share on:
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastti, saat meledakkan kapal asing - jokowinomics.com
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastti, saat meledakkan kapal asing – jokowinomics.com

Pontianak, Jubi – Pihak Kejaksaan Tinggi Provinsi Kalimantan Barat menyatakan pelaku penangkapan ikan secara ilegal atau illegal fishing oleh kapal asing, biasanya beroperasi di perairan kawasan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI).

“Para pelaku illegal fishing biasanya beroperasi di perairan kawasan ZEEI,” kata Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Lainnya, Arifin Arsyad, di Pontianak, Senin (22/2/2016).

Arifin menjelaskan para pelaku illegal fishing memilih beroperasi di ZEEI dikarenakan statusnya yang eksklusif, yakni tidak dapat dilakukan penahanan pada tersangka selama masa penyidikan.

“Tidak bisa dilakukan penahanan namun kita tidak menahan, mereka bebas berkeliaran di lokasi penampungan,” katanya.

Jika terbukti melanggar, petugas kapal yang paling tinggi jabatannya beserta satu bawahannya akan dikenai denda masing-masing Rp 2 miliar.

Sejak mulai penyelidikan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan kedutaan besar dari kapal, nakhoda, dan anak buah kapal.

“Namun kebanyakan Kedutaan Besar negara yang warganya tersangkut masalah illegal fishing tidak mengirimkan bantuan hukum, akibatnya proses penyidikan menjadi cepat,” katanya.

Senin (22/2), KKP 31 unit kapal yang diledakan di lima lokasi yaitu Pontianak (Kalbar) sebanyak delapan kapal (Vietnam); Bitung (Sulut)10 kapal (enam Filipina, empat Indonesia); Batam (Kep Riau) 10 kapal (tujuh Malaysia, tiga Vietnam); Tahuna (Sulut) satu kapal (Filipina), dan Belawan (Sumut) dua kapal (satu Malaysia, satu Belize).

Penenggelaman ini menambah jumlah kapal yang sudah ditenggelamkan sejak bulan Oktober 2014 menjadi 152 kapal, yakni 50 kapal Vietnam, 43 kapal Filipina, 21 kapal Thailand, 20 kapal Malaysia, dua kapal Papua Nugini, satu kapal Tiongkok, satu kapal Belize, dan 14 kapal berbendera Indonesia. (*)

Editor : Dewi Wulandari
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Kejaksaan Kalbar: Illegal Fishing Beroperasi di ZEE Indonesia