Dishub Merauke Pertegas Terminal Pasar Wamanggu Bukan Untuk Kendaraan Plat Hitam

share on:
terminal
Terminal pasar Wamanggu-Merauke. Jubi/Frans L Kobun

Merauke, Jubi- Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Merauke, Jakobus Duwiri menegaskan, Terminal Pasar Wamanggu yang dibangun itu, peruntukannya sudah sangat jelas, hanya untuk kendaraan berplat kuning (angkutan kota) yang masuk sekaligus parkir dan menurunkan serta menunggu penumpang.

Penegasan itu disampaikan Duwiri kepada Jubi diruang kerjanya Rabu (24/2/2016). Menurut dia, berdasarkan pemantauan langsung maupun laporan dari staf, hampir sebagian besar kendaraan berplat hitam yang parkir dan menunggu penumpang. Itupun untuk rute perjalanan menuju ke Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel.

Sementara angkutan kota yang harusnya masuk secara rutin setiap hari di dalam area terminal, sebagian justru tak mendapatkan tempat di terminal itu. Kondisi ini sempat menimbulkan aksi protes para sopir beberapa waktu lalu.

“Saya memahami apa yang menjadi keinginan dan harapan para sopir angkutan kota agar bisa masuk dan menurunkan penumpang sambil parkir beberapa saat. Memang setelah terminal diresmikan setahun silam, sudah ada pernyataan resmi bahwa lebih banyak angkota yang menggunakan (terminal),”ungkapnya.

Lebih lanjut Duwiri mengatakan, dalam waktu tidak terlalu lama lagi, pihaknya akan mengundang perwakilan para sopir baik plat hitam maupun kuning untuk membicarakan kembali.

“Ya, kita akan atur dan bagaimanapun juga, kendaraan plat hitam harus mempunyai tempat sendiri,” tuturnya.

Disinggung lokasi yang dipersiapkan sebagai tempat parkir kendaraan ber-plat hitam, Duwiri mengaku, kemungkinan di sekitar Lapangan Hasanab Sai. “Dulunya kan para sopir memarkir kendaraan dan menunggu penumpang disitu. Sehingga kita akan bicarakan kembali supaya mereka menempati tempat itu,” katanya.

Koordinator sopir Angkota Merauke, Gery Layaan beberapa waktu lalu mengatakan, hampir semua angkota berplat kuning, tidak masuk di dalam area terminal itu. Karena sudah ‘dikuasai’ oleh kendaraan plat hitam yang mengangkut penumpang ke Asiki maupun Tanah Merah.

“Saya atas nama teman-teman sopir menginginkan dan mengharapkan agar Terminal Pasar Wamanggu khusus untuk angkota yang berplat kuning. Dishub Merauke harus memediasi agar dilakukan pertemuan dengan semua sopir,” pinta Gerry. (Frans L Kobun)

 

 

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Dishub Merauke Pertegas Terminal Pasar Wamanggu Bukan Untuk Kendaraan Plat Hitam