Musje Werror New Guinean Pertama, Pimpin Tambang Ok Tedi PNG

share on:
Kapten Pilot Air Nugini, Denni Wanma-Jubi-Ist
Kapten Pilot Air Nugini, Denni Wanma-Jubi-Ist

Usai menyelesaikan pendidikan Senior High School di Madang, Musje melanjutkan ke tingkat lebih tinggi belajar Kimia sampai tingkat sarjana muda atau Bachelor of Science Degree in Chemistry. Selanjutnya Masters of Business Administration dari Divine Word University (DWU) di Madang dan a Masters of Professional Accounting dari DWU dan the Australian Catholic University.

Dia bekerja di Tambang Ok Tedi sejak 1988 total kerja di perusahaan tersebut sampai sekarang sekitar 24 tahun. Tak heran kalau kariernya terus meningkat dari Deputy Chief Executive Officer and General Manager of Employee & External Relations at Ok Tedi Mining Limited.
Desember 2014, Musje Werror mencapai kedudukan tertinggi dalam perusahaan tambang Ok Tedi sebagai orang Papua New Guinean pertama yang memimpin tambang Ok Tedi.

Ini merupakan sejarah lama dan sangat kontroversi karena pertama kali seorang Papua New Guinean ditunjuk sebagai pemimpin operasi Tambang Ok Tedi. Musje Werror yang bekerja selama 24 tahun dan menduduki jabatan di berbagai departmen di tambang Ok Tedi
Dalam pertemuan tambang, minyak dan gas PNG di Sidney Mr Werror mengakui kalau perusahaan tambang Ok Tedi memiliki masalah pajak dan juga lingkungan yang sangat menggangu terutama bagi masyarakat terkena dampak tailing di sekitar Sungai Fly yang berbatasan langsung dengan Kota Merauke dan Boven Digoel. Tetapi Werror berjanji akan memperbaikinya semua.

Mantan staf Perdana Menteri PNG dan wartawan Post Courier di PNG, Franzalbert Joku yang kini telah kembali ke pangkuan NKRI dan menjabat sebagai Ketua Umum Badan Otorita Adat Sentani (BOAS) mengakui selama 40 tahun tinggal di Port Moresby PNG, mengatakan sudah banyak putra Papua yang berhasil diantaranya menjadi seorang pilot yaitu Nick Meset asal Sarmi, Denny Wanma asal Biak dan Masin Daimoi asal Sentani.

Kapten pilot Denny Wanma saat ini menjadi orang ketiga dalam menejemen Air New Guinea, pada kunjungan PM O’Neil ke Jakarta pada 2015 lalu Wanma sebagai kapten pilot yang memimpin penerbangan ke Jakarta bersama rombongan Perdana Menteri, PNG.

Tidak hanya itu, ada Tabita Suwae seorang Pengacara Ombusmen asal Sentani, dr. Adolf Saweri seorang Profesor di Fakultas Kedokteran Universitas PNG asal Sarmi, Gunthar Joku seorang calon Sekjen di Departemen Lingkungan Hidup PNG asal Sentani dan masih banyak lagi.”Banyak sekali putra Papua yang mendapat beasiswa untuk studi di luar negeri di Papua New Guinea,” kata Frans Alberth Yoku  sebagaimana dilansir Bintang Papua belum lama ini.(Dominggus Mampioper)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Musje Werror New Guinean Pertama, Pimpin Tambang Ok Tedi PNG