Cuaca Buruk Berkepanjangan, Harga Ikan Melambung

share on:
Ikan ekor kuning  di TPI Hamadi, Kota Jayapura, yang harganya ikut melambung - Jubi/Enrico
Ikan ekor kuning di TPI Hamadi, Kota Jayapura, yang harganya ikut melambung – Jubi/Enrico

Jayapura, Jubi – Harga ikan melambung tinggi di Tempat Pelelangan Ikan Hamadi di Kota Jayapura. Berbagai jenis ikan dijual dengan harganya naik beberapa kali lipat dari harga normal. Pedagang mengaku terpaksa menjual mahal karena harga jual dari nelayan pun sudah tinggi.

“Kita jual mahal karena beli dari nelayan juga mahal,” kata Luki (39), pedagang ikan di TPI Hamadi, Senin (29/2/2016).

Luki menjelaskan harga ikan ekor kuning (tuna) yang biasanya Rp 50 ribu per ekor sekarang djual berkisar Rp 130 ribu. Ikan bagan yang biasanya dijual eceran Rp 20 ribu, naik menjadi Rp 50 ribu per ekor. Ikan batu biasanya dihargai Rp 200 ribu, sekarang naik menjadi Rp 350 ribu per ekor.

Ikan cakalang hargan sekarang berkisar Rp 100 ribu sampai Rp 120 ribu, dari harga biasa Rp 25 ribu per ekor. Ikan kembung yang harganya biasa Rp 200 ribu per ekor sekarang melambung menjadi Rp 900 ribu per ekor.

Ikan puri yang biasanya dijual Rp 100 ribu per ember (sekitar 10 kilogram), sekarang harganya mencapai Rp 700 ribu.
Harga semua ikan naik karena nelayan sulit mendapatkan ikan. Angin kencang dan cuaca buruk merupakan alasan nelayan sulit melaut.

“Memang begini biasa, setiap tahun ada masa-masa sulit mendapatkan ikan hingga harga naik. Kadang di bulan November terjadi kenaikan atau awal tahun di bulan Januari,” kata pria yang sudah 20 tahun berdagang ikan ini.

Maria (55), warga Jayapura yang sedang belanja ikan, mengatakan harga ikan sedang naik.

Meski mahal, dia tidak bisa protes karena sebagai pembeli dirinya harus membayar sesuai harga yang ditetapkan pedagang.

“Kalau mahal begini lebih baik kitong makan tahu dengan tempe saja,” katanya seraya tertawa.  (Enrico Karubuy)

Editor : Dewi Wulandari
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Cuaca Buruk Berkepanjangan, Harga Ikan Melambung