Kecelakaan Kerja Masih Rentan

share on:
Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Jayapura Harold Monim – Jubi/Engel Wally
Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Jayapura Harold Monim – Jubi/Engel Wally

Sentani, Jubi – Jumlah kecelakaan kerja di Indonesia masih tergolong tinggi dan rentan. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mencatat sebanyak 105.182 kasus kecelakaan kerja, termasuk di Kabupaten Jayapura. 

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Jayapura Harold Monim mengatakan, dari data kasus yang tercatat di BPJS Kesehatan 2.375 orang dinyatakan meninggal dunia.

Maka dari itu, ia mengimbau kepada 181 perusahaan di Kabupaten Jayapura agar benar-benar melaksanakan prinsip-prinsip dasar Kesehatan Keselamatan Kerja (K-3) bagi pekerjanya.

“Untuk melaksanakan prinsip-prinsip K-3 bagi para pekerjanya diatur dalam undang-undang nomor 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja,” katanya kepada Jubi di Sentani, Sabtu (5/3/2016).

Harold Monim menjelaskan, dari setiap penerapan prinsip-prinsip dasar K-3 dengan benar maka ada penilaian khusus bagi perusahaan tersebut oleh pemerintah daerah.

“Data kita saat ini ada 181 perusahaan, hanya 17 perusahaan yang berhasil melaksanakan prinsip-prinsip dasar K-3 bagi para pekerjanya, 17 perusahaan ini diberikan penghargaan dari pemerintah daerah,” katanya.

Dengan demikian ia mengharapkan agar perusahaan yang terdata ini bisa berpartisipasi untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.

Sebelumnya pada pelaksanaan peringatan HUT kedua K-3 tahun 2016 beberapa waktu lalu, Reimon Salmon Direktur salah satu perusahaan penerbangan di Sentani mengaku bahwa pihaknya telah melaksanakan prinsip-prinsip dasar K-3 bagi para pekerjanya dengan baik. (Engel Wally)

Editor : TIMOTEUS MARTEN
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Kecelakaan Kerja Masih Rentan