Bupati Sigi Tolak Pencanangan Kabupaten Konservasi

share on:
Bupati Sigi, M Irwan, menolak kebijakan pemerintah pusat yang menetapkan Sgi sebagai kabuoaten konservasi - metrosulawesi.com
Bupati Sigi, M Irwan, menolak kebijakan pemerintah pusat yang menetapkan Sgi sebagai kabuoaten konservasi – metrosulawesi.com

Sigi, Sulteng, Jubi – Bupati Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, M Irwan, menolak menandatangani kesepakatan dengan pemerintah pusat terkait pencanangan kabupaten konservasi di wilayah itu karena salah satu isi kesepakatan tersebut adalah permintaan dana daerah sebesar Rp 4 miliar.

“Surat itu sudah ada sama saya, apakah resmi atau tidak namun saya melihatnya formal. Saya minta maaf karena saya tidak akan menandatangani surat tersebut,” katanya di Sigi, Minggu (6/3/2016).
“Bukan saya ingin ‘melawan’ kebijakan pemerintah pusat tetapi tidak ada nilai didalamnya. Saya siap dipanggil Menteri untuk bertanggung-jawab soal itu,” katanya.

Menurutnya, pencanangan kabupaten konservasi itu jauh dari harapan karena menjauhkan rakyat dari hak-hak untuk melakukan pengembangan diri.

Kbupaten konservasi hanya membuat daerah menjadi terisolasi dan terkurung.

“Dan menjadi pertanyaan, apa yang bisa dinikmati orang-orang kecil yang ada di dalamnya. Sebab dengan semakin meningkatnya penduduk, semakin sempit wilayah yang dikelola,” katanya.

Seharusnya, kata Irwan, program tersebut seharusnya dibalik dan masyarakat tidak dikekang serta dapat mengelola potensi yang dimilikinya untuk meningktkan taraf hidup.

“Jadi sekali lagi saya menolak kabupaten konservasi. Ini bukan karena keinginan saya, akan tetapi untuk masyarakat. Malah saya ingin mendorong hutan produksi yang lebih memiliki manfaat yang bisa dirasakan langsung masyarakat. Ini juga sesuai dengan visi misi kita yakni Sigi Hijau,” katanya.

’Sigi Hijau’, katanya, tidak hanya ditanami pohon mahoni maupun trambesi, tetapi bagaimana dengan program tersebut hutan menjadi produktif yang di dalamnya tumbuh pohon yang bisa dinikmati masyarakat seperti cengkih dan pala yang akan diatur Dinas Kehutanan.

“Konsep seperti ini sebenarnya tinggal dari kadis. Bila kadisnya tidak kreatif, apalah jadinya daerah ini,” kata Irwan. (*)

Editor : Dewi Wulandari
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Bupati Sigi Tolak Pencanangan Kabupaten Konservasi