Satu Siswa di Danau Butuh Rp 676 ribu untuk Transportasi

share on:
Sekolah Menegah Kejuruan Negeri I Sentani, Kabupaten Jayapura - Jubi/Mawel Benny
Sekolah Menegah Kejuruan Negeri I Sentani, Kabupaten Jayapura – Jubi/Mawel Benny

Jayapura, Jubi – Anak-anak yang berada di pulau-pulau di Danau Sentani membutuhkan sedikitnya Rp676 rupiah lebih untuk biaya transportasi. Mereka membutuhkan lebih kalau dihitung kebutuhan lainnya.

Jumlah dana itu akumulasi dari biaya speedboat, ojek dan angkutan kota pergi pulang sekolah. Anak dari kampung di pulau untuk ke tepi danau membutuhkan Rp10 ribu.

“Dari kampung pakai speedboat sekolah pergi pulang masing-masing Rp5 ribu. Dari sini, kita naik ojek Rp5 ribu ke pasar lama. Dari sana ke sekolah Rp3 ribu. Pulang juga sama,” ujar Daniel anak Sekolah Menegah Kejuruan Negeri I Sentani, Kabupaten Jayapura, di Pantai Yahim, Kamis (10/3/2016).

Kata Daniel,  pria asal kampung Atamali ini, tidak semua anak-anak mengeluarkan biaya yang sama. Ada yang bisa lebih atau kurang dari perhitungan itu. Karena, ada yang memiliki motor pribadi. Bahkan ada yang jalan kaki. Terutama sekolah yang ada sekitar pasar, Yahim.

“Saya waktu SMP mengeluarkan biaya sebesar itu tetapi waktu SMA ini orang tua belikan motor jadi butuh uang bensin saja,” ujarnya.

Orang tua Murid, Mama Loysa Tokoro mengatakan biaya itu tidak menjadi persoalan. Mahal atau tidak itu tergantung orang tua siswa, sebab orang tua yang mau menyekolahkan anak pasti berusaha.

Kata Tokoro, yang menjadi masalah bagi orang tua siswa, anak-anak selalu pulang terlambat. Hal ini karena speedboat anak sekolah hanya melayani pagi dan sore.

“Mahasiswa sering menjadi korban sebab mahasiswa harus menunggu speedboat orang yang bawa jualan jadi bayarnya sama dengan biaya penumpang biasa, Rp 10 ribu,” ujar mama asal kampung Babrongko itu. (Mawel Benny)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Satu Siswa di Danau Butuh Rp 676 ribu untuk Transportasi