Anyaman Rambut Papua, SMP Muntilan dan Popda Magelang

share on:
Ilustrasi - nangisorsel.blogspot.com
Ilustrasi – nangisorsel.blogspot.com

“Aku tadi yang menata rambut Ita (Fernandita Marcela Along berasal dari Jayapura, Papua, red.), kebetulan kami ingin membuat rambut dengan tatanan seperti ini,” ujar Hosea yang berasal dari Yogyakarta itu, usai bersama timnya memenangi partai final.

Ia juga menceritakan pengalaman bersama seangkatannya di asrama, ketika suatu hari Minggu mengikuti misa di Gereja Santo Antonius Muntilan, yang letaknya relatif tak jauh dari kompleks sekolahnya di depan Rumah Sakit Umum Muntilan milik Pemerintah Kabupaten Magelang.

“Pernah kami satu angkatan, waktu ikut misa, rambutnya juga dibikin seperti ini semua,” katanya.

Rupanya sang guru olahraga mereka, Titik, juga tak ingin kalah keren dengan murid-murid putrinya. Ia pun selama mendampingi mereka hingga laga final, juga tampil dengan rambut beranyam model Papua.

“Biar seperti anak-anak,” katanya ketika menikmati dandanan rambut ala Papua yang sedang digarap oleh seorang murid yang juga anggota tim basket itu, Sera (Kapnum Serip Seravina).

Sera sendiri mengaku mahir memacaki rambutnya sendiri karena sejak kecil, selagi di kampung halamannya di Kabupaten Pegunungan Bintang, di Pegunungan Jayawijaya, Provinsi Papua, telah terbiasa melakukan hal tersebut.

Ia menyebut menata rambut model Papua yang dikerjakan untuk kawan-kawannya itu bukan sebagai mengepang rambut, akan tetapi kreasi anyam menjadi berbagai motif dengan menggunakan sejumlah gelang karet.

Beberapa bentuk anyam rambut model Papua kreasinya yang dinikmati kawan-kawannya di tim basket, disebutnya sebagai anyam lurus, ular, dan “jipi lalat”, sedangkan motif lainnya seperti anyam gurita, kaki seribu, dan semangka.

“Yang seperti saya ini, saya kerjakan sendiri. Namanya anyam lurus,” ucapnya selagi menyaksikan miniatur kompleks SMA Taruna Nusantara, setelah bersama timnya selesai bertanding.

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Anyaman Rambut Papua, SMP Muntilan dan Popda Magelang