Miras Dilarang BPPTSP Siap Ikuti Aturan

share on:
Ilustrasi
Ilustrasi

Jayapura, Jubi – Badan Pelayanan Perizinan Satu Pintu (BPPTSP) Kota Jayapura tak lagi memberikan izin kepada penjual atau pengecer minuman keras (miras) setelah payung hukumnya jelas.

Kepala BPPTSP, Yohanis Wemben mengatakan yang mengeluarkan izin kepada distributor dan sub distributor miras adalah Kementrian Perdagangan Pusat.

“Kita di sini ini mengeluarkan keputusan sesuai dengan kuota distributor dan sub distributor yang telah ditetapkan secara resmi oleh pemerintah. Izin distributor SIUPNB-nya di pusat, kecuali pengecer di sini,” katanya kepada Jubi beberapa waktu lalu di Kota Jayapura.

Menurut dia Pemerintah Kota Jayapura mengeluarkan rekomendasi perizinan bagi distributor atau sub distributor ke pemerintah pusat. Hal itu dilakukan agar distributor dan sub distributor berkomitmen menjual miras sesuai dengan kuota yang ditetapkan secara resmi oleh pemerintah.

“Nah diharapkan pemasok ini bekerja secara terkontrol. Karena mereka diatur kuota per jenis golongan minuman. Masalahnya banyak sekarang yang menjadi distributor ilegal sehingga pengawasan dan pengontrolan terhadap kuota itu tidak ada seperti yang diberikan kepada distributor resmi,” katanya.

Ia pun meminta agar aturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Papua hendaknya memperhatikan jumlah stok yang ada dan diatur dengan baik.

“Aturan yang akan dikeluarkan ini juga haruslah mengatur beberapa aspek salah satunya stok yang ada di distributor dan sub distributor yang masih ada seperti apa, nantinya. Jika dikasih waktu, sampai akhir, maka ini perlu dicermati baik,” katanya.

Ia tak mempersoalkan penutupan atau pelarangan miras sebab tak mempengaruhi pendapatan asli daerah kota ini.

“Yang menjadi persoalan apakah ini menjadi solusi pemasalahan miras, sebab ini menyebabkan banyak penjual miras oplosan tradisional contohnya saguer dan lain-lain. Mereka akan tumbuh subur dan lebih miris lagi banyak memicu kematian akibat dari pengawasan yang tak ketat terkait kadar alkoholnya,” katanya.

Maka dari itu ia mengharapkan agar dilakukan pengawasan yang ketat dalam peredaran miras di ibu kota Provinsi Papua ini.

Salah satu pedagang miras, Kiky menyebutkan bahwa peraturan ini sudah lama didengungkan akan tetapi jauh panggang dari api. Menurut dia, soal miras kerap dijadikan isu menjelang pemilihan kepala daerah.

“Jangan sampai ini (miras) jadi isu lagi,” katanya. (Sindung Sukoco)

 

 

 

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Miras Dilarang BPPTSP Siap Ikuti Aturan