Asrama Mahasiswa Lanny Jaya di Jayapura Habiskan Rp 15 Miliar

share on:
Bupati Lannni Jaya, Befa Yigibalom saat memberikan keterangan pers usai peresmian asrama, Sabtu (19/03) - Jubi/Abeth You
Bupati Lannni Jaya, Befa Yigibalom saat memberikan keterangan pers usai peresmian asrama, Sabtu (19/03) – Jubi/Abeth You

Jayapura, Jubi – Pembangunan asrama mahasiswa asal Kabupaten Lanny Jaya di Kota Jayapura seluas 2.100 meter persegi pada lahan 3,5 hektare menghabiskan dana Rp 15 miliar lebih.

Ketua panitia persemian asrama mahasiswa Lanny Jaya di Kota Jayapura, Christian Sohilait mengatakan, tanah itu diberikan keluarga Ondoafi (Tetua Adat) Ohee di daerah Waena, Distrik Heram.

“Terdiri dari tiga bangunan. Bagunan A dan B merupakan asrama, yang di dalamnya satu kamar ada empat tempat tidur, sehingga kalau kita kalikan ada 80 tempat tidur. Jadi, gedung ini bisa muat 320 orang mahasiswa,” katanya di Kota Jayapura, Sabtu (19/3/2016).

“Kemudian kita ada bangunan C yang dari aula di atas, ada ruang kerja dan ruang makan serta kantor untuk mengelola kantor ini,” lanjutnya.

Asrama ini bersumber dari tiga tahun anggaran, yaitu Rp 6,4 miliar tahun 2013, Rp 1,5 miliar tahun 2014 dan Rp 2,9 miliar tahun 2015 ditambah pembuatan talud Rp, 4 miliar.

“Karena di daerah ini tanah yang tidak terlalu rata sehingga kita harus amankan. Jadi, total pembiayaannya, Rp 15.348.000.000,” jelasnya.

“Untuk kegiatan persemian hari ini (Sabtu, 19/3/2016), semua biaya disumbangkan oleh senior-senior,” lanjutnya.

Ia mengatakan pada peresmian asrama itu dihadiri 300-an kepala kampung, 39 kepala distrik, 42 Kepala SKPD dan 25 anggota DPRD.

“Kita punya dua DPRP. Ini mereka tunjukkan bahwa mereka berikan dukungan kepada adik-adik mereka yang kuliah di Jayapura ini. Bahwa mereka ada untuk adik-adik ini. Karena itu, mereka sumbang 217 ekor babi kita potong hari ini,” katanya.

Bupati Kabupaten Lanni Jaya, Befa Yigibalom mengatakan, dari pengalaman yang ada, bahwa gereja Baptis akan kelola asrama tersebut untuk mengamankan aset ini.

“Asrama-asrama yang langsung diurus pemerintah itu tidak terurus atau terawat. Karena itu, kita kasih suntikan dana per tahun dan yang mengelola itu adalah gereja,” kata Bupati Befa.

Menurutnya, hal itu dilakukannya supaya para mahasiswa itu belajar dengan baik dan selesaikan pendidikan tepat waktu. “Di sini akan dipagari oleh para pendeta, itu lebih baik. Jadi, kita berubah model saja. Bukan hanya di Jayapura, asrama di Manado pun kita serahkan ke gereja Baptis,” jelasnya. (Abeth You)

 

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Asrama Mahasiswa Lanny Jaya di Jayapura Habiskan Rp 15 Miliar