Lima Bandara Australia Ditinggal Mogok Pegawai Imigrasi dan Perbatasan

share on:
Ruang kedatangan domestik Airport Cairns, Australia - Jubi/Victor Mambor
Ruang kedatangan domestik Airport Cairns, Australia – Jubi/Victor Mambor

Perth, Jubi – Mogok kerja beberapa jam dengan tuntutan kenaikan gaji dilakukan petugas imigrasi dan perbatasan Australia di lima bandar udara, yaitu Cairns, Townsville, Perth, Darwin, dan Adelaide, Selasa (22/3/2016).

Unjuk rasa itu berpeluang mempengaruhi pariwisata antarbangsa di bandar udara empat negara bagian, dengan gerakan lebih besar selama 24 jam akan dilakukan pada Kamis.

Petugas Imigrasi dan Perbatasan Australia melakukan berhenti kerja beberapa jam hari ini sebagai bagian dari upaya mereka dua tahun belakangan meminta perbaikan gaji dan keadaan kerja.

Serikat Kerja Sektor Publik dan Komunitas (CPSU) menyebutkan rencana pemangkasan anggaran pemerintah bisa membuat pendapatan petugas perbatasan berkurang ribuan dolar setahun.

Perwakilan CPSU, Nadine Flood, seperti dilansir ABC, mengatakan unjuk rasa akan dilakukan dalam skala lebih besar dan lebih lama pada hari Kamis.

“Kita akan mulai melihat unjuk rasa hari ini di beberapa bandara, sebelum bandara sibuk di Sydney, Melbourne, Brisbane dan tempat lain bergabung dalam aksi mogok 24 jam,” kata dia sembari berharap protes kali ini akan membawa dampak.

Mogok di bandara internasional Cairns terjadi jam 4 pagi hingga 12 siang, dan dilanjutkan jam 5 sore hingga 1 dini hari. Sementara di Townsville mogok berlangsung tiga jam dari 9 pagi hingga 11 pagi. Bandara internasional Perth dimulai jam 3 pagi hingga 11 pagi dan dilanjutkan pada jam 4 sore hingga 12 malam. Di bandara Darwin mogok terjadi pukul 2 hingga 10 pagi. Sementara di bandara Adelaide mulai jam 5 pagi hingga 1 siang, dilanjutkan jam 4 sore sampai 12 malam.

Kemarin (Senin, 21/3), aksi serupa dilakukan pegawai Medicare, Centrelink, Kantor Pajak, Departemen Pertahanan, Biro Meteorologi, Departemen Perdana Menteri, dan Biro Statistik.

Pemerintah federal Australia mengkritik aksi mogok ini sebagai tindakan yang tidak tepat dan kotraproduktif.

Menteri Layanan Publik, Michaelia Cash, menyebutkan serikat pekerja bisa menyampaikan aspirasi anggotanya dengan jalan negosiasi bukan mogok. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Lima Bandara Australia Ditinggal Mogok Pegawai Imigrasi dan Perbatasan