Setelah Bebaskan Pemilik Amunisi, Polisi Limpahkan Berkas Orang Tak Bersalah ke Jaksa

share on:
Kapolda Papua, Irjenpol Paulus Waterpauw menunjukkan amunisi yang ditemukan di rumah seseorang berinisial WE - Jubi/Arjuna Pademme
Kapolda Papua, Irjenpol Paulus Waterpauw menunjukkan amunisi yang ditemukan di rumah seseorang berinisial WE – Jubi/Arjuna Pademme

Jayapura, Jubi – Setelah melepaskan Teptinus Murib dan Ham Telenggen, tersangka kepemilikan amunisi, kata kuasa hukum, Polda Papua melimpahkan berkas, Pdt. Warius Enumbi dan Roberth Sambom ke Jaksa untuk proses pengadilan.

[sociallocker]Baca Aneh, Polisi Lepas Tersangka Pemilik Amunisi

“Saya mendapatkan pemberitahuan, polisi sudah melimpahkan berkas ke kejaksaan,” ungkap Gustaf Kawer, pengacara para tersangka kepada media di Abepura, kota Jayapura, Papua, Jumat (25/3/2016).

Kata Gustaf, kemungkinan dua warga yang hendak diproses hukum ini menyimpan amunisi sangat kecil daripada dua tersangka yang sebelumnya telah dilepas polisi.

“Polisi melepas yang diduga kuat memiliki amunisi,” ungkap Gustaf.

Gutaf menduga ada yang bermain, jual beli kasus dalam kasus ini demi kepentingannya sendiri.

“Ada yang bayar atau punya kepentingan untuk membebaskan tersangka,” tegasnya kepada Jubi.

Kata Gustaf, karena tanpa ada permainan tidak mungkin ada pembebasan orang yang sudah dikatakan tersangka tanpa proses hukum.

“Pasti ada yang bermain. Karena sangat tidak masuk dalam situasi ramai dengan penembakan, polisi bebaskan pemilik amunisi,” ujarnya lagi.

Pelepasan dua tersangka yang diduga sebagai pemilik amunisi tidak memenuhi prosedur yang berlaku. Sesuai Prosedur, tersangka dibebaskan atas permintaan pengacara, keluarga atau yang bersangkutan, namun tidak ada permintaan dari siapapun.

Baca Ratusan Amunisi yang Disita Polda Papua Diduga untuk Kelompok Bersenjata

“Mereka bebaskan begitu saja. Tanpa jaminan dan permintaan. Saya tidak pernah tahu. Mestinya, keluarga atau yang bersangkutan yang meminta,” ujarnya serius.

Pembebasan macam ini, kata Kawer sangat tidak adil. Karena, dua orang dibebaskan dan yang lainnya masih ditahan dalam kasus yang sama.

Pembebasan tanpa jaminan ini sangat membahayakan keamanan yang bersangkutan ke depan. “Dampaknya bahaya, yang keluar tanpa dasar yang kuat,” katanya.

Juru Bicara Polda Papua, Kombes Pol Patrige Renwarin yang dihubungi Jubi mengatakan tidak tahu menahu soal pembebasan ini. Pembebasan itu berurusan dengan Polres Kabupaten Jayapura.

“Coba tanya di Polres Jayapura karena mereka yang tangani, bukan Polda yang tangani,”ungkap Renwarin melalui pesan singkatnya, Selasa (22/3/2016) sore. (Mawel Benny)[/sociallocker]

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Setelah Bebaskan Pemilik Amunisi, Polisi Limpahkan Berkas Orang Tak Bersalah ke Jaksa