Gubernur : Saya Sudah Kirim Dua Nama OAP Calon Presdir Freeport

share on:
Gubernur Papua, Lukas Enembe - Jubi/Alexander Loen
Gubernur Papua, Lukas Enembe – Jubi/Alexander Loen

Jayapura, Jubi – Gubernur Papua, Lukas Enembe, di hadapan Menteri Kordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) mengatakan ia sudah mengirimkan dua nama Orang Asli Papua (OAP) yang diusulkan sebagai calon Presiden Direktur (Presdir) Freeport Indonesia.

“Kami sudah kirim dua nama OAP kepada pemerintah pusat,” kata Gubernur Enembe menanggapi pernyataan Menkopolhukam yang menanyakan kepadanya, tentang usulan nama Orang Asli Papua sebagai Presdir Freeport, Senin (28/3/2016) di Jayapura.

Namun Gubernur Enembe tidak mau menyebutkan siapa dua orang yang diusulkannya sebagai Presdir Freeport itu.

“Nanti saja. Itu tergantung pemerintah pusat, setuju atau tidak dengan usulan kita itu,” kata Enembe.

Pada awal Maret, Mantan Wali Kota Jayapura,Michael Manufandu telah menyatakan siap menjadi presiden direktur (presdir) PT Freeport Indonesia jika dicalonkan dan memenuhi syarat atau kriteria yang diinginkan oleh pemegang saham.

“Kalau saya memiliki kriteria ya.. silahkan, kalau tidak, ya jangan,” kata Michael Manufandu saat itu.

Pernyataan ini disampaikan mantan Duta Besar Indonesia untuk Kolombia itu menjawab pertanyaan wartawan terkait jabatan Presdir PT Freeport Indonesia yang digaungkan harus orang asli Papua.

Namun beberapa pihak beranggapan, jabatan Presdir Freeport bukanlah solusi untuk orang Papua.

Misalnya, Ketua Dewan Adat Daerah Paniai (DAP), Jhon NR Gobay yang mengatakan jabatan presiden direktur bagi orang asli Papua di PT. Freeport Indonesia belum cukup karena masih banyak persoalan.

“Ingat presdir itu pelaksana, bicara yang lebih umum dulu dengan pemegang saham kemudian lihat siapa yang siap jadi presdir. Biar orang Papua juga, dia akan pusing antara amankan maunya perusahaan dengan maunya rakyat Papua,” kata Gobay.

Sedangkan Laurenz Kadepa, anggota Komisi I DPR Papua mengatakan sebelum bicara soal Presdir, dana-dana yang diklaim Freeport diberikan kepada rakyat Papua, dan lebih khusus lagi masyarakat 7 suku yakni, Amungme, Kamoro, Moni, Mee, Nduga, Damal dan Dani harus diaudit terlebih dulu.

“Jika OAP inginkan hanya jabatan Presdir PT.Freeport, lakukan langkah-langkah di atas dulu. Karena, Presdir PT. Freeport OAP pun tak akan berubah kondisi Freeport terhadap Papua,” kata Kadepa. (Victor Mambor)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Gubernur : Saya Sudah Kirim Dua Nama OAP Calon Presdir Freeport