Perlu Ada Sosialisasi Mengenai Jenis dan Bahaya Narkoba

share on:
Menkopolhukam, Luhut B. Panjaitan - Jubi
Menkopolhukam, Luhut B. Pandjaitan – Jubi

Jayapura, Jubi – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Luhut Binsar Pandjaitan menilai perlu adanya sosialisasi lebih intensif terhadap jenis dan bahaya narkoba pada semua kalangan, terutama di sekolah, pesantren serta lembaga pendidikan lainnya.

Selain itu, penguatan pada lembaga-lembaga pemasyarakatan untuk mencegah pengaturan peredaran narkoba melalui penjara juga perlu ditingkatkan.

“Bahkan tindakan isolasi sangat perlu untuk dilakukan, termasuk pembangunan penjara isolasi yang terpisah dari penjara umum,” kata Luhut Pandjaitan saat memberikan materi pada sosialisasi bahaya terorisme dan narkoba, di Jayapura, Selasa (29/3/2016).

Agar pencegahan bisa narkoba berjalan maksimal, ujar Luhut, perlu adanya pemberdayaan masyarakat yang hidup pada wilayah-wilayah yang rawan narkoba. Sebab pemberantasan narkotik akan berdampak positif terhadap penanganan kasus HIV.

“Pemberdayaan masyarakat tersebut antara lain dalam bentuk pelatihan keterampilan kerja sehingga dapat terhindar dari jerat penjualan narkoba akibat dorongan ekonomi,” ujarnya.

Dia menambahkan, berdasarkan data yang diperoleh pihaknya menyatakan prevelansi HIV di Papua jauh di atas rata-rata nasional.

“Jumlah pengidap HIV pada populasi berumur 15-49 tahun (prevalansi) di Papua adalah 2,4 persen dan Papua Barat 3,2 persen jauh di atas rata-rata nasional sebesar 0,4 persen,” kata Luhut.

Sebelumnya, Dinas Kesejahteraan Sosial dan Permukiman Provinsi Papua mengklaim pengedar ganja di Kota Jayapura paling banyak anak-anak yang usianya dibawah umur atau 17 tahun kebawah, dan Abepura merupakan daerah paling rawan.

Untuk itu, Pemerintah Kota Jayapura diminta serius untuk melihat hal ini. Sebab Presiden Joko Widodo telah menyatakan Indonesia sebagai negara darurat narkoba.

“Ini memang benar-benar saya lihat sendiri dan ini permainan mafia. Ini memang harus diseriusi kalau tidak bisa bahaya,” kata Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial dan Permukiman Papua, Ribka Haluk. (Alexander Loen)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Perlu Ada Sosialisasi Mengenai Jenis dan Bahaya Narkoba