Mikronesia Dilanda Kekeringan Terburuk Sepanjang Sejarah

share on:
Topan Maysak menyebabkan kerusakan yang luas di federasi negara Mikronesia Yap dan Chuuk pada awal tahun 2015. - Brad Holland/FSM Kantor Lingkungan Hidup dan Manajemen Darurat
Topan Maysak menyebabkan kerusakan yang luas di federasi negara Mikronesia Yap dan Chuuk pada awal tahun 2015. – Brad Holland/FSM Kantor Lingkungan Hidup dan Manajemen Darurat

Jayapura, Jubi – Beberapa wilayah di Negara Federasi Mikronesia dan Kepulauan Marshall mengalami kekeringan terburuk sepanjang sejarah, dan beberapa pulau terluar kehabisan air minum.

Kedua negara itu memiliki pulau-pulau dengan penduduk jarang yang tersebar di ribuan kilometer dari laut. Wilayah ini sedang dalam cengkeraman salah satu musim yang terburuk dalam sistem El Niño.

Mark Adams, koordinator tanggap darurat dari Organisasi Internasional untuk Kantor Migrasi Pohnpei, mengatakan kekeringan itu telah menjadi yang paling buruk di Mikronesia. Beberapa pulaunya hanya dituruni sedikit hujan namun banyak juga yang tidak ada hujan sama sekali sejak akhir tahun lalu. Ia mengatakan beberapa pulau berada di kategori kekeringan terburuk, hanya beberapa minggu terakhir yang menyisahkan air minum.

“Terus terang hujan yang lebat tidak akan kembali sampai pertengahan tahun ini,” katanya, mengutip laporan Radio New Zealand, Kamis (31/3/2016).

“Kekhawatiran terbesar sekarang, terus terang, adalah air minum, dan pulau-pulau terpencil biasanya tergantung pada curah hujan dan air hujan tangkapan. Tangkapan ini hanya dimiliki sesaat, dalam beberapa kasus, seminggu dan paling lama sebulan.”

Adams mengatakan ketahanan pangan adalah kepedulian yang nyata, dengan banyak tanaman mulai layu atau tidak menghasilkan buah, terutama di daerah yang terkena kategori lima topan Maysak tahun lalu.

Mark Adams mengatakan respon luas sedang berlangsung, tapi logistik terbukti menjadi tantangan nyata di wilayah yang luas itu. (Yuliana Lantipo)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Mikronesia Dilanda Kekeringan Terburuk Sepanjang Sejarah