Warga Berharap Turunnya Harga BBM Diikuti Tarif Angkutan

share on:
Ilustrasi BBM - Jubi/IST
Ilustrasi BBM – Jubi/IST

Jayapura, Jubi – Warga Kota Jayapura, Papua berharap turunnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terhitung 1 April 2014 diikuti turunnya tarif angkutan umum. Tak hanya roda empat, namun juga roda dua (ojek).

Salah satu warga Kota Jayapura, Septian mengatakan, pemerintah setempat segera membahas dan mengeluarkan putusan turunnya tarif angkutan umum.

“Para sopir dan tukang ojek juga harus punya kesadaran. Meski pemerintah belum menurunkan tarif secara resmi, tapi sopir dan tukang ojek harus bijaksana,” kata Septian kepada Jubi, Minggu (3/4/2016).

Menurutnya, selama ini ketika harga BBM naik, para sopir dan tukang ojek menuntut kenaikan tarif. Bahkan terkadang tarif angkutan dinaikkan sepihak oleh para sopir dan tukang ojek.

“Jadi kalau BBM turun, sopir juga harus menurunkan tarif angkutan. Meski belum ada keputusan pemerintah mereka harus tahu diri. Jangan hanya mau enaknya terus,” ucapnya.

Hal yang senada dikatakan warga lainnya, Imelda. Menurutnya, selama ini sopir dan tukang ojek menentukan tarif bergantung pada harga BBM. Jadi ketika harga BBM turun, tarif angkutan umum juga harus turun.

“Jangan harga BBM turun tarif angkutan tidak ikut turun. Nanti ketika BBM naik lagi, tarif angkutan juga ikut naik. Itu kan merugikan kami masyarakat pengguna angkutan umum,” kata Imelda.

Menurutnya di beberapa daerah di Indonesia, pemerintah setempat mulai membahas rencana turunnya tarif angkutan umum. Hal itu harusnya juga dilakukan di Kota Jayapura.

“Saya membaca dan melihat berita di televisi tarif angkutan umum akan turun. Di Papua, terutama Kota Jayapura juga harusnya begitu,” ucapnya.

Terhitung 1 April 2016, pemerintah menurunkan harga BBM senilai Rp. 500 perliternya.

Pertalite yang semula Rp. 7.800 turun Rp. 7300. Pertamax yang sebelumnya seharga Rp. 10.950 kini Rp. 10.450. Premium yang harga awalnya Rp. 6.950 kini Rp. 6.450 dan Solar yang semula Rp. 5.650 kini Rp. 5.150. (Arjuna Pademme)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Warga Berharap Turunnya Harga BBM Diikuti Tarif Angkutan