Pemprov Sambut Baik Dukungan Koalisi Mahasiswa Papua

share on:
Ratusan Mahasiswa dan Pemuda Papua Demo Damai Di Halaman Kantor Gubenur Sebagai Bentuk Dukungan Pemberantasan Miras Di Tanah Papua - Jubi/Alex
Ratusan Mahasiswa dan Pemuda Papua Demo Damai Di Halaman Kantor Gubenur Sebagai Bentuk Dukungan Pemberantasan Miras Di Tanah Papua – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyambut baik dukungan yang disampaikan Koalisi Mahasiswa Pemuda dan rakyat Papua Bersatu terhadap pemberantasan minuman keras (miras) di Tanah Papua.

Sekretaris Daerah Papua, Hery Dosinaen dihadapan mahasiswa dan pemuda Papua yang berunjuk rasa, di Halaman Kantor Gubernur Dok II Jayapura, Rabu (6/4/2016) mengaku aspirasi dukungan yang telah disampaikan akan segera ditindaklanjuti.

“Apa yang dilakukan oleh mahasiswa maupun pemuda merupakan hal yang luar biasa karena merupakan amanat dari masyarakat. Oleh sebab itu, dukungan dari para pendemo ini bakal ditindaklanjuti,” katanya.

Menurut Dosinaen, Pemprov Papua akan segera membentuk tim bersama yang dipimpin langsung Asisten Bidang Pemerintahan bersama SKPD, perwakilan gereja, TNI/Polri, dan perwakilan mahasiswa.

“Kami bakal langsung melakukan rapat bersama untuk menentukan arah kebijakan yang akan diambil sebelum dilaporkan ke gubernur dan dilaksanakan,” ucapnya.

Sebelumnya, ratusan mahasiswa dan pemuda Papua melakukan aksi damai menuntut agar semua pihak bersama-sama mengawal dan mengimplementasikan tindakan nyata terhadap keberadaan miras di tanah Papua.

“Teman-teman harus tahu, pendapatan dari miras ini besar, banyak yang menikmati uang dari hasil penjualan miras, sedangkan kita orang Papua sudah hampir mau punah gara-gara miras,” kata Nelius dalam orasinya.

Menurut Nelius, miras merupakan penghancur bagi generasi muda Papua. Untuk itu dirinya mendesak agar pemerintah segera memberlakukan pelarangan miras di seluruh Papua. “Banyak orang Papua hancur gara-gara miras,” ucapnya.

Hal yang sama dilontarkan Benyamin Gurik. Dirinya meminta semua orang membuka mata terhadap peredaran miras di tanah Papua, meskipun sudah dilarang tetapi tetap harus dikawal secara bersama-sama agar benar-benar dirasakan di masyarakat.

“Saat ini banyak perempuan kehilangan anak dan suami karena mereka mabuk di jalan dan tabrak mobil langsung meninggal, begitu juga anak-anak yang harus kehilangan orang tua gara-gara miras, saya rasa ini penting dan pemerintah sudah mengambil langka tepat untuk hal ini sehingga kami harapkan ada produk turunan dari untuk mengawasi hal ini,” kata Gurik. (Alexander Loen)

Editor : dominggus
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pemprov Sambut Baik Dukungan Koalisi Mahasiswa Papua